Manado, Barta1.com – Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Metereologi Kelas II Maritim Bitung menjelaskan mengenai angin kencang yang melanda Sulawesi Utara beberapa hari belakangan ini.
BMKG menjelaskan saat ini sedang aktif badai tropis “francisco” di sebelah timur laut Filipina.
Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Metereologi Kelas II Maritim Bitung, Ricky D Aror mengatakan, badai tropis ini memicu angin kencang dan gelombang tinggi di beberapa wilayah Sulut. “Wilayah yang paling terdampak adalah laut Maluku dan perairan Kepulauan Sangihe dan Talaud,” ujarnya, Sabtu (3/8/2019).
Lanjut Aror melalui peta garis angin menunjukan adanya pergerakan massa udara yang cenderung dari selatan ke utara. “Selain karena musim, hal ini diperkuat juga oleh adanya tropical storm (Badai Tropis) “Fransisco”. Wilayah Sulut dan sekitarnya mengalami dampak tidak langsung dari badai ini seperti angin kencang dan gelombang tinggi,” terangnya.
Diperakirakan kondisi seperti ini akan bertahan hingga 5 Agustus 2019 dan kemudian mulai melemah mulai 6 Agustus 2019 dan seterusnya.
Peliput: Meikel Pontolondo

Discussion about this post