Manado, Barta1.com – Tak terasa perhelatan nasional di bidang sains akan segera berakhir di Sulawesi Utara. Sejak digelar 30 Juni 2019 ditiga kabupaten/kota yakni Manado, Tomohon dan Minahasa Utara, tercatat 1073 siswa, guru pendamping, juri dan panitia pusat ambil bagian dalam iven Olimpiade Sains Nasional (OSN) ke-18 tahun 2019.
Dan sesuai agenda panitia, rencananya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI akan menutup secara resmi di Aula Kantor Gubernur, Jumat (5/7/2019) besok.
Menariknya, sebelum penutupan dan para peserta kembali ke daerah masing-masing, Dinas Pendidikan Daerah Sulut selaku panitia memberikan ‘bonus’ berupa berwisata edukasi alam dan sejarah beberapa lokasi.
Diantaranya Bukit Doa Masarang dan Danau Linow di Tomohon, serta Benteng Moraya di Kabupaten Minahasa. “Para peserta dari 34 provinsi tersebut diperkenalkan bagaimana keindahan alam yang ada di Sulut, terutama tiga lokasi wisata tersebut,” ujar Kadis Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, dr Grace Punuh MKes.
Terlihat semua peserta menikmati akan keindahan alam, sejarah dan budaya di Sulut. “Sengaja kami lakukan dan berbeda dengan tuan rumah OSN selama ini digelar,” katanya.
Lomba Ekonomi Tuntas
Dari pantauan dari berbagai lomba yang digelar, persaingan cukup ketat terjadi di sejumlah daerah. Dominasi Jawa yang selama ini menguasai, coba disaingi daerah-daerah lain.
Khusus bidang ekonomi yang dilaksanakan di SMK Negeri 2 Manado ikut berlomba sebanyak 85 peserta. Dan Rabu (3/7/2019) secara resmi lomba telah selesai yang ditutup dengan game invention.
Koordinator OSN SMA bidang ekonomi dari Kemendikbud RI, Wiji Purwanta, mengatakan bidang ekonomi berlomba pada 1–2 Juli 2019 yang berjalan dengan aman dan lancar. “Semoga akan lahir calon ilmuan muda bidang ekonomi,” katanya.
Peliput : Agustinus Hari




Discussion about this post