Manado, Barta1.com – Upaya meningkatkan keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat terus digalakkan melalui pemanfaatan energi terbarukan. Salah satunya diwujudkan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) bersama Jurusan Teknik Mesin.

Program tersebut bertajuk “Penerangan Jalan Berbasis Energi Surya untuk Mendukung Keamanan dan Mobilitas Masyarakat di Kelurahan Kairagi II, Kecamatan Mapanget, Kota Manado”, yang dilaksanakan pada Sabtu (12/09/2026).

Dalam kegiatan tersebut, tim pengabdi yang terdiri dari Dosen dan Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Polimdo menghadirkan lampu penerangan jalan bertenaga surya untuk membantu menerangi kawasan yang selama ini minim pencahayaan pada malam hari.

Pemanfaatan energi matahari dipilih karena dinilai ramah lingkungan, hemat energi, serta dapat diterapkan di lokasi-lokasi yang membutuhkan penerangan tanpa harus sepenuhnya bergantung pada jaringan listrik PLN.

Tak hanya memasang fasilitas penerangan, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan sekaligus memelihara teknologi energi surya secara mandiri.

Dengan hadirnya program tersebut, kondisi lingkungan pada malam hari diharapkan menjadi lebih terang. Hal ini sekaligus dapat mendukung terciptanya rasa aman, memperlancar mobilitas, serta menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.
Kegiatan yang disponsori P3M bersama Jurusan Teknik Mesin tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Lingkungan 8, Arlenda Tuju. Ia menyampaikan terima kasih atas pemasangan lampu jalan yang diberikan Jurusan Teknik Mesin karena dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat Lingkungan 8, Kelurahan Kairagi II.
Sementara itu, Ketua Jurusan Teknik Mesin, Meidy Kawulur, S.Si, yang juga tergabung dalam tim pengabdi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilaksanakan oleh setiap dosen.
“Pemasangan lampu jalan tenaga surya dikerjakan langsung oleh tim dosen bersama mahasiswa Jurusan Teknik Mesin di lapangan,” ungkapnya.
Menurutnya, program tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna dan energi terbarukan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat, khususnya dalam mendukung keamanan lingkungan dan kelancaran mobilitas warga di malam hari,” lanjutnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post