Talaud, Barta1.com — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Jaga Desa Kabupaten Kepulauan Talaud periode 2026–2031 resmi dikukuhkan. Momentum ini mencatatkan Talaud sebagai kabupaten pertama di Sulawesi Utara (Sulut) yang melantik kepengurusan Srikandi Jaga Desa.
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Penasehat DPD ABPEDNAS Sulut, Jacob Hendrik Pattypeilohy, SH, MH, di Aula Kantor DPRD Kepulauan Talaud, Melonguane, pada Selasa 30 Juni 2026.
Kepengurusan DPC Srikandi Jaga Desa Talaud kini resmi dipimpin oleh Henny Titah Hongwijoyo, SE—yang juga istri Bupati Kepulauan Talaud Welly Titah. Ia didampingi oleh Jeasci Hamel, S.Si sebagai Sekretaris dan Amelia Melages, S.Tr.Keb sebagai Bendahara.
Pelantikan Pengurus ABPEDNAS Talaud Dalam rangkaian acara yang sama, Jacob Hendrik Pattypeilohy yang juga menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut menyerahkan KTA ABPEDNAS. Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyerahan pataka oleh Ketua DPD ABPEDNAS Sulut, Stefanus BAN Liow bersama Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, selaku Ketua Dewan Pembina DPC ABPEDNAS Kabupaten Kepulauan Talaud.
Untuk struktur DPC ABPEDNAS Kabupaten Kepulauan Talaud periode 2026–2031, posisi ketua dimandatkan kepada Nixon Tilong Manapode, didampingi Sekretaris Michael Harikatan, SH, dan Bendahara Ropanita Jacklien Assah, SH. Kepengurusan ini juga dilengkapi dengan jajaran wakil ketua, wakil sekretaris, wakil bendahara, serta anggota bidang. Penguatan Peran dan Sinergi Desa Acara pengukuhan ini dirangkaikan dengan pertemuan antara DPD ABPEDNAS Sulut, DPC ABPEDNAS, para kepala desa, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Kepulauan Talaud pada pukul 14.00–16.00 WITA.
Sebelumnya, pada pukul 09.00–13.00 WITA, pimpinan BPD dan para kepala desa telah mengikuti pembekalan materi terkait “Penguatan Peran BPD Bersinergi dengan Pemerintah Desa”. Materi tersebut dibawakan oleh Kejati Sulut, Dinas PMD Provinsi Sulut, DP3A PMD Kabupaten Kepulauan Talaud, dan DPD ABPEDNAS Sulut.
Dalam arahannya, Kajati Sulut Jacob Hendrik Pattypeilohy menjelaskan bahwa Kejaksaan sengaja menggandeng ABPEDNAS demi mengoptimalkan program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).
“Sejak DPD ABPEDNAS Sulut dilantik pada 7 April 2026, sinergi kuat bersama kejaksaan dan dukungan pemerintah daerah berhasil menempatkan Sulut sebagai provinsi dengan angka pendaftaran KTA ABPEDNAS tertinggi di tingkat nasional,” ujar Jacob.
Ia menambahkan, Kabupaten Minahasa Utara menjadi yang tertinggi di tingkat kabupaten. Selain itu, Sulut juga tercatat memiliki Verifikator MBG terbanyak di Indonesia, yakni sekitar 600 orang.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Kabupaten
Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, menyatakan dukungan penuhnya terhadap program ABPEDNAS. Menurutnya, program ini sejalan dengan visi pemerintah daerah, yaitu Talaud Membangun dari Desa.
“Saya meminta kepada seluruh BPD dan kepala desa untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi yang solid demi kemajuan desa serta Kabupaten Talaud secara keseluruhan,” tegas Welly.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pejabat Utama Kejati Sulut, Kajari Talaud, Ketua DPRD Kepulauan Talaud, unsur Forkopimda, jajaran Pemkab, para camat, serta kepala desa dan anggota BPD se-Kabupaten Kepulauan Talaud.
Peliput: Evan Taarae


Discussion about this post