Gorontalo, Barta1.com – Suasana ceria bercampur haru mewarnai wajah puluhan anak di Aula Kantor PT PLN (Persero) UP3 Gorontalo pada awal pekan ini. Di tengah semarak perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Gorontalo menyalurkan energi kebaikan melalui program “Muharram Berkah 1448 H”, sebuah inisiatif sosial yang menyentuh langsung denyut kehidupan anak yatim dan dhuafa di wilayah yang kerap dijuluki Serambi Madinah tersebut.
Langkah karitatif yang diusung YBM PLN ini hadir sebagai oase di tengah tantangan ekonomi kerakyatan. Mengacu pada urgensi pengentasan kemiskinan dan pencegahan angka putus sekolah yang terus digenjot oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan pemerintah daerah, intervensi berbasis filantropi Islam semacam ini sangat krusial. Kehadiran program YBM PLN dinilai tepat waktu karena berfungsi sebagai jaring pengaman sosial ekstra di masa transisi atau awal tahun ajaran baru pendidikan dasar.
Dilaksanakan secara serentak oleh YBM PLN di seluruh penjuru Nusantara, acara pembukaan dikemas modern secara hybrid pada Selasa (7/7) dan terhubung langsung dengan pusat komando pelaksanaan di Kantor Pusat YBM PLN.
Rangkaian kegiatan di Gorontalo tidak sebatas seremonial pembagian bantuan yang kaku, melainkan dirajut apik dengan beragam aktivitas sosial, keagamaan, hingga edukasi interaktif yang memantik semangat belajar anak-anak.
Tercatat, sebanyak 50 anak yatim dan dhuafa rentang usia 6 hingga 12 tahun menjadi tamu kehormatan dalam helatan ini. Datang jauh-jauh dari Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, dan Kabupaten Pohuwato dengan didampingi orang tua maupun wali, mereka tersenyum lebar kala menerima paket “Kado Muharram” yang berisi tas sekolah kokoh, perlengkapan alat tulis lengkap, serta insentif uang tunai.
Aksi solidaritas tanpa pamrih ini mendapat atensi dan apresiasi tinggi dari pucuk pimpinan wilayah. General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan konsistensi YBM PLN dalam menebar kemaslahatan di wilayah kerja Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo adalah cerminan dari budaya kerja korporasi yang humanis.
“Melalui momentum tahun baru Islam ini, PLN berkomitmen tidak hanya andal dalam menghadirkan energi listrik, tetapi juga hadir membawa energi kebaikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Program Muharram Berkah ini adalah bukti nyata dari kepedulian sosial seluruh insan PLN,” urai Usman.
Lebih lanjut, Usman menaruh harapan besar sentuhan empati ini mampu memberikan dampak berganda, tak hanya meringankan beban secara finansial namun juga menyuntikkan optimisme secara psikologis.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga penerima manfaat serta menjadi motor penggerak bagi anak-anak kita agar lebih optimis dalam menatap masa depan dan meraih cita-cita mereka,” imbuhnya.
Di balik melimpahnya kado dan senyum yang merekah, terdapat tata kelola dana zakat yang transparan dan terstruktur kuat. Ketua YBM PLN UP3 Gorontalo, Nazarudin Junus, membeberkan bahwa seluruh pendanaan program sosial ini bersumber murni dari kesadaran kolektif para pegawai PLN, di mana penghasilan rutin mereka dipotong sebesar 2,5 persen setiap bulan untuk disalurkan ke jalan kebaikan.
“Momentum Muharram mengajarkan kita tentang kepedulian, kebersamaan, dan berbagi keberkahan. Melalui kegiatan ini kami berharap anak-anak dapat merasakan kebahagiaan, semakin semangat dalam menuntut ilmu, serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia,” jelas Nazarudin saat membuka acara resmi tersebut.
Tidak berhenti pada donasi pendidikan, kepedulian YBM PLN ini merambah jauh ke sektor kesehatan melalui gelaran khitan massal gratis pada 13 Juli 2026. Sebanyak 15 anak telah terdaftar sebagai peserta, menjadikan khitanan ini sebagai salah satu pilar program kesehatan unggulan YBM PLN UP3 Gorontalo di bulan Muharram demi memastikan aspek kebersihan dan kesehatan dasar anak-anak dhuafa terjamin secara medis maupun syariat.
Untuk menjaga gairah spiritual sepanjang acara, kegiatan diwarnai dengan siraman rohani penuh kehangatan dari Ustadz Rahmat Djafar Lc MSi dan Ustadz Muhammad Rizal Panigoro, disusul dengan perlombaan hafalan Al-Qur’an (tahfidz).
Anak-anak berlomba unjuk gigi melantunkan hafalan terbaiknya, yang langsung diganjar hadiah uang tunai tambahan oleh panitia guna memacu mereka agar terus mencintai ayat-ayat suci.
Tetesan berkah ini bermuara pada rasa syukur yang mendalam dari masyarakat akar rumput. Ramla Mohamad, salah satu ibu dari anak penerima santunan yang juga mendapat layanan khitan massal tak mampu menyembunyikan keharuannya.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Bantuan perlengkapan sekolah dan santunan ini sangat berarti, terlebih anak saya juga mendapat kesempatan khitan massal gratis. Semoga PLN semakin maju, sukses, dan terus membawa berkah,” tutup Ramla, yang suaranya mewakili ratusan doa tulus yang mengalir hari itu. (**)
Editor: Ady Putong

Discussion about this post