Manado, Barta1.com — Coding Bee Academy mengunjungi Kampus Politeknik Negeri Manado (Polimdo) dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dirangkaikan dengan kuliah umum bertema Google ASEAN dan pengenalan Artificial Intelligence (AI). Kegiatan tersebut berlangsung di Theater Polimdo, Jumat (8/05/2026).

Kuliah umum itu dihadiri mahasiswa dari Jurusan Administrasi Bisnis, Akuntansi, dan Pariwisata Polimdo, serta jajaran pimpinan kampus. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, dan Juliet Makinggung, SE., MSi.
Sementara dari pihak Coding Bee Academy, hadir Koordinator Kemitraan Strategis Coding Bee Academy, Fathmayayuta F, serta Pimpinan Coding Bee Academy Manado sekaligus CEO Hive Edu, Benareli Evan Wirasetya.
Dalam sambutannya, Benareli mengatakan bahwa kehadiran mereka bertujuan memberikan pemahaman kepada civitas akademika Polimdo mengenai perkembangan AI yang kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Hari ini kami ingin berbagi pemahaman tentang AI yang kini sudah menjadi bagian dari hidup kita. Dulu mungkin masih banyak pandangan negatif maupun positif tentang AI, tetapi seiring perkembangan zaman, teknologi ini tidak bisa lagi dipisahkan dari kehidupan manusia,” ungkap Benareli.
Ia menjelaskan, perkembangan AI kini semakin nyata dan dekat dengan masyarakat. Bahkan, saat membuka mesin pencarian Google, teknologi AI menjadi salah satu fitur utama yang pertama kali muncul.
“AI memang tidak bisa kita hindari, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapinya dengan bijak. Kita harus memahami etika penggunaan AI, mana yang berdampak positif dan mana yang bisa membawa dampak negatif. Sebab, selain membantu, AI juga bisa menjerumuskan jika digunakan tanpa pemahaman yang baik,” tambahnya.
Benareli juga menyoroti sejumlah kasus penyalahgunaan AI yang mulai terjadi di Kota Manado, bahkan di tingkat pelajar SMP dan SMA.
“Kami ingin melakukan brainstorming bersama hari ini. Akan ada materi yang dibawakan oleh beberapa narasumber, semoga bisa membuka wawasan kita semua tentang apa itu AI,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, menjelaskan bahwa pembahasan mengenai AI sebenarnya sudah mulai diperkenalkan di lingkungan Polimdo sejak tahun 2016 melalui seminar internal yang menghadirkan peneliti dari berbagai negara, termasuk Jepang.
“Pada tahun 2016, para peneliti sudah mempresentasikan tentang AI. Saat itu kita masih bertanya-tanya seperti apa AI sebenarnya, tetapi sekarang perkembangannya sudah sangat pesat. Karena itu, adik-adik mahasiswa patut bersyukur mendapat kesempatan belajar langsung dari Emba Fathma dan Bang Benareli,” terang Maryke.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak ragu bertanya dan memanfaatkan kesempatan belajar tersebut dengan baik.
“Jangan malu kalau belum tahu. Semua ini dipersiapkan untuk membantu mahasiswa memahami perkembangan teknologi yang sedang terjadi,” tuturnya.
Pentingnya Etika dalam Penggunaan AI

Koordinator Kemitraan Strategis Coding Bee Academy, Fathmayayuta F, menegaskan bahwa AI dapat menjadi teman maupun ancaman, tergantung bagaimana manusia menggunakannya dengan etika yang tepat.
“Etika dalam penggunaan AI sangat penting. Dari situlah kita bisa menentukan apakah AI akan memberi manfaat atau justru menjadi ancaman bagi diri sendiri,” jelasnya.
Menurut Fathma, saat ini penyalahgunaan AI semakin marak, termasuk penggunaan data pribadi yang berujung pada tindak penipuan digital.
“Banyak kasus penipuan menggunakan AI karena masyarakat belum memahami cara kerja teknologi ini. Bahkan data pribadi bisa tersebar tanpa disadari. Karena itu, pemahaman dan etika penggunaan AI sangat diperlukan,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati saat menggunakan platform berbasis AI, terutama terkait keamanan data pribadi.
“Kami menyarankan agar menggunakan email khusus untuk kebutuhan AI dan tidak memakai email utama yang berisi banyak data pribadi. Sebab, data pribadi yang dimasukkan ke platform AI bisa menjadi celah terjadinya penipuan di kemudian hari,” ujarnya.
Menurutnya, alamat email saat ini merupakan data yang sangat sensitif dan perlu dijaga dengan baik.
MoU untuk Penguatan Literasi Digital Mahasiswa
Dalam kesempatan tersebut, Fathmayayuta menjelaskan bahwa kerja sama antara Coding Bee Academy dan Polimdo bertujuan meningkatkan literasi digital mahasiswa serta membangun pemahaman yang lebih baik mengenai penggunaan AI sesuai bidang keilmuan masing-masing.
“Nantinya akan ada kelas lanjutan di setiap jurusan agar mahasiswa lebih memahami penggunaan AI sesuai kebutuhan bidang studinya. Tujuan utamanya adalah membangun kesadaran digital dan penggunaan AI yang bijak,” pungkasnya.
Ia juga menyebut dirinya menjadi salah satu perwakilan yang ditunjuk tim ASEAN untuk membantu penyebaran edukasi dan pemahaman AI di berbagai daerah di Indonesia. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post