Tahuna, Barta1.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tahuna memperkuat komitmen sosial di wilayah perbatasan utara Indonesia dengan menyalurkan bantuan kepada Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Sitti Maryam, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM), aksi bertajuk “Berbagi Kebahagiaan Ramadhan” ini menyasar puluhan penerima manfaat sebagai bagian dari rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dilaksanakan pada pertengahan Maret 2026.
Bantuan yang diserahkan meliputi paket bahan pokok, perlengkapan penunjang ibadah, serta santunan tunai yang diperuntukkan bagi 20 anak asuh dan 5 pengurus panti. Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh manajemen PLN sebagai bentuk kehadiran negara melalui korporasi di wilayah kepulauan. Selain aspek materiil, kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan psikologis bagi anak-anak yatim dalam menjalankan ibadah puasa di tengah keterbatasan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menjelaskan bahwa pendanaan program ini berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah para pegawai Muslim PLN yang dikelola secara profesional oleh YBM.
“Melalui YBM, insan PLN ingin memastikan bahwa energi yang kami salurkan bukan hanya berupa listrik yang menerangi rumah secara fisik, tetapi juga energi kebaikan yang menyentuh hati dan meringankan beban sesama,” ungkap Usman dalam keterangannya.
Usman menambahkan, kegiatan sosial ini dilaksanakan serentak di berbagai unit di bawah naungan UID Suluttenggo untuk memastikan dampak pembangunan manusia dirasakan merata. Menurutnya, keberlangsungan bisnis PLN di wilayah Sulawesi Utara sangat bergantung pada sinergi dan doa masyarakat setempat. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab sosial korporasi (CSR) tetap menjadi pilar utama di samping tugas utama menjaga keandalan pasokan listrik bagi pelanggan di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
Senada dengan hal tersebut, Manager PLN UP3 Tahuna, RM Dimas Adhi Prabowo, menekankan pentingnya empati di bulan suci, terutama bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
“Bulan Ramadhan adalah momentum tepat untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian. Kami ingin hadir di tengah masyarakat untuk memberikan dukungan moril dan materiil. Semoga bingkisan ini menambah semangat adik-adik di Panti Sitti Maryam dalam menuntut ilmu,” kata Dimas saat memberikan sambutan di lokasi acara.
Di sisi operasional, PLN UP3 Tahuna melaporkan bahwa sistem kelistrikan di Kepulauan Sangihe saat ini berada dalam kondisi prima untuk mengawal aktivitas ibadah selama Ramadan dan Idul Fitri. Berdasarkan data teknis terbaru, Sistem Tahuna ditopang oleh beberapa pembangkit dengan total kapasitas terpasang mencapai 13,2 Megawatt (MW). Dengan beban puncak rata-rata sebesar 8,4 MW, terdapat cadangan daya atau reserve margin sebesar 4,8 MW yang cukup untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi listrik saat waktu berbuka dan sahur.
Pengurus PSAA Sitti Maryam, Ustad Roland Adenga, menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi PLN dalam memperhatikan kesejahteraan anak-anak di panti tersebut.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini, terutama untuk memenuhi kebutuhan harian anak-anak hingga menjelang Idul Fitri nanti. Semoga seluruh jajaran PLN senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas mulia menerangi negeri, khususnya di pelosok Tahuna,” tutur Roland dengan penuh haru.
Menutup rangkaian kegiatan, PLN berkomitmen untuk terus meningkatkan rasio elektrifikasi dan kualitas layanan di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina tersebut. Melalui integrasi program sosial dan penguatan infrastruktur kelistrikan, PLN berharap harmoni antara perusahaan dan masyarakat kepulauan dapat terus terjaga demi mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan di masa depan. (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post