Sangihe, Barta1.com – Petugas menemukan sekitar 1.000 liter minyak tanah yang diduga tidak memiliki dokumen resmi dalam pemeriksaan terhadap kapal penumpang KM Merit Teratai di Pelabuhan Nusantara Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Jumat (6/3/2026).
Temuan tersebut bermula dari pemeriksaan rutin terhadap muatan kapal yang bersandar di pelabuhan. Dalam proses pengecekan, petugas mendapati minyak tanah yang disimpan dalam botol plastik berukuran 1,5 liter dan dikemas dalam sejumlah kardus.
Dari hasil pendataan sementara, terdapat 13 kardus yang masing-masing berisi 32 botol. Total volume minyak tanah yang ditemukan diperkirakan mencapai sekitar 950 hingga 1.000 liter.
Petugas juga tidak menemukan dokumen pengangkutan maupun distribusi yang menyertai muatan tersebut. Saat dilakukan penelusuran di atas kapal, tidak ada pihak yang mengakui sebagai pemilik barang.
Pelabuhan Nusantara Tahuna diketahui merupakan salah satu simpul transportasi laut penting di wilayah Kepulauan Nusa Utara yang menghubungkan Tahuna dengan Kota Manado serta sejumlah pulau di sekitarnya.
Hingga saat ini, aparat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan asal muatan minyak tanah tersebut serta mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post