Palu, Barta1.com — Sinergi antara industri kelistrikan dan dunia akademik di Sulawesi Tengah memasuki babak baru. PT PLN (Persero) UP3 Palu secara resmi menggandeng Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) untuk memperkuat riset dan pengembangan teknologi energi guna menjawab tantangan kelistrikan di wilayah tersebut.
Kerja sama strategis ini dikukuhkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) oleh Manajer PLN UP3 Palu, Ansar, bersama Dekan Fakultas Teknik Untad, Ir. Andi Arham Adam, pada Selasa (24/2). Kesepakatan ini menjadi landasan konkret bagi kedua belah pihak dalam menggarap sektor pendidikan, penelitian, hingga pengabdian masyarakat.
Langkah besar ini merupakan bagian dari peta jalan PLN menuju transisi energi dan pencapaian Net Zero Emission. General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menilai kolaborasi ini sangat krusial di tengah cepatnya perubahan teknologi ketenagalistrikan dan digitalisasi sistem distribusi saat ini.
“Kami ingin memastikan bahwa inovasi yang dikembangkan PLN mendapatkan dukungan riset yang kuat dari akademisi. Kami ingin membangun ekosistem di mana riset kampus tidak hanya berhenti di perpustakaan, tetapi diimplementasikan langsung untuk menjaga keandalan listrik di Sulawesi Tengah,” ungkap Usman Bangun.
Manajer PLN UP3 Palu, Ansar, menegaskan pihaknya membuka pintu lebar bagi mahasiswa dan dosen untuk terjun langsung ke lapangan guna membedah tantangan teknis kelistrikan yang unik secara geografis di Sulteng.
“PLN UP3 Palu siap menjadi laboratorium hidup bagi para mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik untuk menguji teori mereka pada kondisi lapangan yang nyata,” kata Ansar menjelaskan komitmennya dalam menyediakan ruang praktik bagi calon teknokrat muda.
Dari sisi akademis, Universitas Tadulako memandang kemitraan ini sebagai jembatan penting untuk menyelaraskan kurikulum kampus dengan standar industri terkini. Hal ini dianggap vital agar lulusan memiliki daya saing tinggi, baik di level nasional maupun internasional.
“Dunia kampus membutuhkan input dari praktisi industri agar kurikulum yang kami terapkan tetap relevan (link and match). Dengan dukungan PLN UP3 Palu, mahasiswa kami akan memiliki pemahaman mendalam mengenai standar operasional industri energi terkini,” tutur Andi Arham Adam menutup pernyataan. (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post