Manado, Barta1.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo resmi menetapkan masa siaga Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) mulai 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Dalam Apel Siaga yang digelar di Manado, Rabu (17/12/2025), PLN mengerahkan 2.199 personel untuk menjamin stabilitas listrik di wilayah Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa seluruh tim teknis telah dalam posisi siap tempur untuk mengantisipasi potensi gangguan. Kekuatan personel ini juga didukung oleh 32 orang tenaga ahli Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) yang mampu melakukan perbaikan tanpa memadamkan aliran listrik ke pelanggan.
“PLN UID Suluttenggo menyiagakan 2.199 personel yang didukung peralatan lengkap untuk memastikan keandalan pasokan listrik terutama di lokasi-lokasi prioritas yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama perayaan Nataru,” ujar Usman Bangun di hadapan peserta apel.
Selain SDM, PLN menyiagakan infrastruktur pendukung yang masif meliputi 45 unit gardu bergerak (UGB), 3 unit UPS, serta 59 unit genset sebagai cadangan darurat. Armada operasional berupa mobil dan motor dinas gangguan juga dipastikan dalam kondisi prima untuk mempercepat respons di lapangan jika terjadi kendala teknis.
Usman menjelaskan bahwa kesiapan ini merupakan komitmen perusahaan dalam memberikan kenyamanan bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah. Fokus utama pengamanan mencakup sistem kelistrikan di 7 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan 1 Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D).
“Apel siaga yang dilaksanakan hari ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan layanan yang optimal bagi seluruh pelanggan sehingga dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan penuh sukacita,” tambahnya.
Sebagai langkah antisipasi cepat, PLN mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fitur pengaduan di aplikasi PLN Mobile. Layanan ini terintegrasi langsung dengan tim di lapangan yang siaga selama 24 jam penuh selama masa siaga berlangsung. (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post