Manado, Barta1.com – Program Studi Sarjana Terapan Konstruksi Bangunan Gedung, Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado (Polimdo), kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian Berbasis Masyarakat yang dilaksanakan pada Jumat-Jumat, 4 – 18 Juli 2025. Kegiatan ini digelar di GMIM Damai Erpak Buha, Kecamatan Mapanget, Kota Manado.

Kegiatan ini dipimpin oleh Sherley Runtunuwu selaku Ketua Tim Pengabdian, didampingi oleh anggota tim yakni Dr. Febriane Paulina Makalew, ST., MUDD, Deyke J. F. Mandang, ST., MM, dan Vicky Alexander Assalamualaikum, S.ST., M.T. Dalam wawancara, Sherley menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian ini difokuskan pada pembangunan pintu gerbang gereja GMIM Damai Erpak.

“Fungsi utama dari pintu gerbang adalah untuk mengatur akses keluar-masuk suatu area, seperti rumah tinggal, kompleks perumahan, hingga bangunan umum seperti gereja,” ujar Sherley.
Tak hanya sebagai pengatur akses, Sherley menambahkan bahwa gerbang juga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan, memperindah tampilan lingkungan, serta menjadi simbol identitas dari kawasan tersebut.

“Bagi GMIM Damai Erpak di Kelurahan Buha, kehadiran pintu gerbang ini sangat penting untuk memberikan batasan area gereja sekaligus meningkatkan keamanan lingkungan sekitarnya,” jelasnya lebih lanjut.
Ia juga mengungkapkan bahwa pintu gerbang dapat membantu membatasi masuknya hewan peliharaan yang kerap membawa sampah atau meninggalkan kotoran di halaman gereja.
Kegiatan pembangunan ini diusulkan sebagai bagian dari skema Pengabdian Berbasis Masyarakat Polimdo yang menggandeng pihak gereja GMIM Damai Erpak. Melalui kegiatan ini, Polimdo berharap dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan, terutama dalam bidang perencanaan dan pelaksanaan konstruksi pagar secara nyata di tengah masyarakat.
“Rencana luaran dari program ini mencakup penyusunan laporan akhir, publikasi artikel ilmiah di jurnal ber-ISSN atau prosiding seminar nasional, dokumentasi video kegiatan di kanal YouTube P3M Polimdo, publikasi di media massa cetak dan daring, serta presentasi hasil dalam bentuk seminar, poster digital, dan surat keterangan pemanfaatan produk,” tutup Sherley. (*)
Editor: Meikel Pontolondo


Discussion about this post