Manado, Barta1.com – Glodon, perusahaan penyedia platform digital terkemuka di industri konstruksi, terus memperluas pengaruhnya melalui kerja sama dengan institusi pendidikan. Perusahaan yang dikenal melalui solusi teknologi seperti 5D BIM (Building Information Modelling) ini, kini menjalin kolaborasi strategis dengan Politeknik Negeri Manado (Polimdo).
Kerja sama ini diwujudkan melalui berbagai program, termasuk pelatihan dan sertifikasi BIM 5D Cubicost TAS dan TRB yang ditujukan bagi mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Polimdo. Tak hanya itu, kegiatan juga dilengkapi dengan kuliah umum yang disampaikan oleh Bonny R. Immanuel, perwakilan Glodon Indonesia, bertempat di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Polimdo, Kamis (18/09/2025).
Dalam pemaparannya, Bonny menjelaskan bahwa kolaborasi ini telah menghadirkan Authorized Training Center (ATC) pertama di kawasan Indonesia Timur. “Kami telah memulai pelatihan dan sertifikasi sejak tahun lalu, termasuk program training of trainer. Ini menjadi langkah penting agar mahasiswa siap memasuki dunia industri,” ujar Bonny.
Ia menambahkan, masih banyak lulusan yang kurang memahami kebutuhan di lapangan. Hal ini seringkali menyebabkan kesenjangan antara dunia akademik dan industri. “Ketika seseorang tak memahami dunia konstruksi, sering kali terjadi ketidaksesuaian saat masuk ke industri. Skill-nya tidak relevan, sehingga tidak dibutuhkan,” tegasnya.
Bonny juga memperkenalkan Glodon sebagai perusahaan global yang bermarkas di Tiongkok dan telah berkembang di berbagai negara seperti Thailand, Vietnam, Filipina, Malaysia, Singapura, serta Indonesia. Menariknya, standar pelatihan dan sertifikasi BIM 5D Cubicost yang diterapkan di Polimdo sama dengan yang digunakan di negara-negara tersebut.
“Tujuan utama kami bekerja sama dengan universitas adalah mempersiapkan mahasiswa agar memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan industri, terutama dalam teknologi BIM 5D Cubicost,” jelas Bonny.
Ia juga menyebut bahwa Glodon sangat cocok bermitra dengan politeknik seperti Polimdo, karena kesamaan fokus pada aspek teknis dan praktis. “Polimdo sangat potensial dalam pengembangan ATC. Kami berharap Polimdo dapat menjadi pusat pengembangan pelatihan BIM 5D di kawasan Indonesia Timur, termasuk Gorontalo dan sekitarnya.”
BIM sendiri, lanjut Bonny, merupakan transformasi penting dari sistem manual menuju digital. Kolaborasi dengan Polimdo telah meliputi berbagai aspek, mulai dari pelatihan dosen (training of trainer), pelaksanaan sertifikasi, hingga program magang dan penyaluran ke industri.
“Glodon saat ini memiliki lebih dari 300 kontraktor mitra. Dengan sertifikasi BIM 5D Cubicost, lulusan akan lebih mudah diterima dan dipercaya oleh industri,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Polimdo, Juliet Makingung, SE., M.Si., menjelaskan bahwa kerja sama ini telah berlangsung cukup jauh. “Pak Bonny adalah perwakilan Glodon Indonesia yang memang bertugas membangun kemitraan dengan kampus-kampus. Mahasiswa dan dua dosen kami bahkan telah mengikuti pembelajaran langsung di Hunan, China, untuk mempelajari aplikasi BIM 5D,” jelas Juliet kepada Barta1.com.
Ia menambahkan, ke depan kerja sama akan diperkuat melalui penandatanganan MoU serta sesi sharing bersama tim dari Glodon pusat di Tiongkok.
Dalam kuliah umum tersebut, turut hadir para instruktur bersertifikasi BIM 5D Cubicost TAS dan TRB, yakni Ir. Switly Peginusa, S.ST., M.T., serta Febriane Paulina Makalew, ST., MUDD., yang juga merupakan bagian dari tim pengembangan kerja sama antara Polimdo dan Glodon. (*)
Peliput: Mekel Pontolondo


Discussion about this post