Bitung, Barta1.com — Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, SIK, MH, secara langsung memimpin pengamanan aksi unjuk rasa Aliansi Bitung bergerak, yang berlangsung di kantor DPRD Kota Bitung. Rabu (3/9/2025).
Dalam kegiatan Aksi unjuk rasa tersebut turut dihadiri Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono SIK, M.Hum, Dir Intelkam Kombes Pol Sugeng Prayitno, KA SPN Kombes Pol, Sucahyo Hadi, SIK, MH, Dir Krimsus Polda Sulut Kombes Pol FX. Winardi Prabowo, SIK, MH, Dansat Brimob Kombes Pol Agung Anggoro SIK, MH,
Juga dihadiri oleh Walikota Bitung Hengki Honandar, SE, Wakil Walikota Bitung Randito Maringka, Kepala Kejaksaan Negri Bitung Krisna Pramono, SH, Dandim 1310/Bitung LETKOL CZI Hanif Tupen, ST, MIP M.Han, Danyonmarhanlan VIII Bitung LETKOL MAR Helmi Hamsyir, M.Tr.Opsla, Ketua DPRD Kota Bitung Vivie Jeanet Ganap, SE, Korwil Bin Bitung C.H Thein Pakasi, Waka Polres Bitung KOMPOL Johanis Heintje Daniel Korompis, S.E dan PJU Polres Bitung serta Kapolsek Jajaran Polres Bitung.
Adapun personil yang dilibatkan dalam pengamanan tersebut sebanyak 807 personil gabungan TNI, POLRI dan Sat Pol PP, pengamanan tersebut juga dibantu oleh beberapa Ormas di Kota Bitung.
Kedatangan para peserta aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Bitung disambut dengan humanis dan penuh keakraban oleh Kapolres Bitung dan anggota, yang langsung menyambut peserta aksi dengan membagikan kue dan air mineral.
Atas penyambutan yang baik tersebut para peserta aksi mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kapolres Bitung dan seluruh personil TNI Polri yang melaksanakan pengamanan yang penuh keramahan dan humanis. Ketua dan beberapa anggota dewan juga menyambut para pengunjuk rasa di depan pintu masuk halaman DPRD Kota Bitung.
Setelah terjadi negoisasi, disepakati beberapa perwakilan aksi ditunjuk untuk masuk ke kantor dewan untuk menyampaikan tuntutan mereka. Selesai menyampaikan tuntutan mereka, maka Ketua DPRD, Walikota Bitung, Wakil Walikota Bitung dan Forkopimda serta anggota Dewan mendatangi para pengunjukrasa, kemudian membacakan hasil kesepakatan dengan perwakilan aksi atas tuntutan mereka kemudian menandatanganinya.
Dalam penyampaiannya, Kapolres Bitung mengapresiasi pelaksanaan unjuk rasa tersebut serta menegaskan bahwa unjuk rasa yang berlangsung tertib dan damai dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
“Ternyata tidak sesuai dengan apa yang kita prediksi. Ternyata begitu damai kota Bitung ini, kami dari Kepolisian sudah mempersiapkan dengan matang, namun perjalanannya luar biasa. Begitu damai, begitu indah Kota Bitung yang kita cintai ini,” ucap Kapolres di akhir pelaksanaan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Bitung.
Kapolres menambahkan, menyampaikan aspirasi adalah hak setiap warga negara, namun akan lebih indah jika dilakukan dengan cara damai dan tertib.
Menurutnya, ini bisa menjadi contoh bahwa menyampaikan aspirasi itu boleh, tapi juga dengan cara damai itu akan lebih baik bagi semua pihak, bagi peserta aksi maupun aparat yang mengamankan.
Kapolres juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam pengamanan masih ada hal-hal yang dirasa kurang berkenan. Ia menekankan bahwa komunikasi antara aparat dan masyarakat adalah kunci untuk menghindari gesekan. “Kalau kita berkomunikasi dengan baik, maka kita bisa mengeliminir kemungkinan-kemungkinan atau resiko-resiko terbesar,” Ujarnya.
Ia juga menambahkan, selama aksi berlangsung pengamanan dilakukan begitu ketat namun humanis oleh personil Polres Bitung, Brimob, Samapta Polda, Dit Polair dan TNI, ada ratusan personil yang dikerahkan untuk memastikan situasi aman kondusif.
“Saya berharap semua peserta aksi dapat kembali ke rumah dengan selamat dan bertemu keluarga tercinta dalam keadaan aman,” tutup Kapolres. (**)
Peliput:
Chris Pontoh


Discussion about this post