Manado, Barta1.com – Liga Sepak Bola Karyawan (Galakarya) Sulawesi Utara yang sedang bergulir memperebutkan Piala Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) tercoreng. Penyebabnya karena diduga panitia pelaksana memainkan sejumlah pemain yang tidak sah sesuai regulasi.
Itu dilakukan oleh tim Lokongbanua ASN Pemkab Sitaro yang mengajukan surat protes ke panitia terhitung pada Senin 25 Agustus 2025. Dalam surat protes yang ditanda tangani manajer tim Ironers Sikome menyebutkan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti surat permohonan yang ajukan mengenai pengecekan bersama berkas administrasi dan kelengkapan pemain Tim Pemkot Manado.
Sayang kata dia, hal itu tidak diindahkan oleh panitia pelaksana pertandingan Gala Karya Piala Gubernur 2025 sampai batas waktu yang ditentukan. “Sehingga kami mengajukan protes terhadap pelaksanaan pertandingan antara Tim Pemkot Manado vs Tim Pemkab Sitaro yang telah dilaksanakan pada Senin tanggal 25 Agustus 2025 pukul 15:30 WITA di Stadion Klabat Manado. Karena menurut hemat kami Tim Pemkot Manado diduga telah memainkan beberapa pemain yang tidak sah,” kata Sikome yang sehari-hari sebagai Inspektur Sitaro.
Pihaknya memohon panitia pelaksana memperkenankan dan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap daftar pemain dan kelengkapan berkas semua pemain Pemkot Manado sebagaimana yang dipersyaratkan pada pertandingan ini. “Sebab hal ini merujuk pada Kode Disiplin PSSI Pasal 56 mengenai sanksi untuk pemain yang tidak sah. Jika protes ini terbukti dan benar, maka kami memohon panitia melalui Komisi Disiplin untuk mendiskualifikasi Tim Pemkot manado. Adapun dugaan pelanggaran ini kami sampaikan karena kami merasa sangat dirugikan. Demikian protes ini kami ajukan agar menjadi perhatian dan dilaksanakan,” papar dia.
Dia juga menilai panpel dan tim Pemkot Manado mengabaikan prinsip-prinsip kejujuran dan fair play sebagaimana selalu disampaikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir. “Saya kira ini penting menjadi pembelajaran. Bukan soal menang kalah tapi prinsip fair play dan kejujuran. Kami datang dari daerah kepulauan tapi hanya dikalahkan dengan cara-cara yang tidak fair,” imbuh Sikome sembari berharap panpel mengambil keputusan dengan bijak terkait masalah ini.
Diketahui hingga berita ini ditulis administrasi pemain Pemkot Manado belum lengkap padahal pertandingan akan memasuki babak semi-final.
Peliput: Agustinus Hari


Discussion about this post