Manado, Barta1.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo). Syamazetha Nandra Vinka, mahasiswi semester lima dari Jurusan Administrasi Bisnis (AB), sukses meraih Juara II dalam ajang bergengsi English Speech Competition yang diselenggarakan oleh PT Pegadaian Kanwil V Manado bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rabu (20/08/2025) lalu, bertempat di Aula Kantor Gubernur Sulawesi Utara.
Kompetisi yang melibatkan puluhan peserta dari kalangan pelajar SMA dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Manado ini bertujuan untuk menggugah semangat generasi muda dalam mengasah keterampilan berbahasa Inggris sekaligus menyampaikan ide-ide kreatif mengenai literasi keuangan.
Saat diwawancarai oleh Barta1.com pada Kamis (21/08/2025), Zetha, sapaan akrab baginya itu, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya bisa mengharumkan nama kampus.
“Bersyukur bisa meraih juara II, apalagi ini pengalaman pertama saya menjadi utusan kampus dalam lomba seperti ini. Senang sekali karena bisa bertemu dan berkompetisi dengan peserta-peserta berbakat,” ungkap mahasiswi Prodi Manajemen Bisnis itu.
Yang lebih mengejutkan, Zetha mengaku hanya memiliki waktu tiga hari untuk mempersiapkan diri. Namun, keterbatasan waktu itu justru menjadi pemicu semangatnya untuk memberikan yang terbaik.
“Saya belajar sampai subuh, mempelajari materi pidato, melatih pronunciation, intonasi, hingga menguasai gestur tubuh saat berpidato di depan cermin. Saya yakinkan diri bahwa saya bisa memberikan hasil terbaik meski persiapan sangat singkat,” jelasnya.
Dalam perlombaan tersebut, peserta diminta menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris sesuai dengan sub-tema yang telah ditentukan. Zetha memilih tema “Save Smart, Live Better” sebagai materi pidatonya, sebuah topik yang mengajak generasi muda untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan demi masa depan yang lebih baik.
Keberhasilannya tak lepas dari dukungan penuh para dosen, terutama dari Jurusan AB Polimdo. Zetha secara khusus menyebut dua dosen mata kuliah Bahasa Inggris yang sangat membantunya selama proses persiapan: Ibu Mega Wulandari dan Ibu Reski Amalia.
“Tanpa bimbingan dan dorongan dari mereka, saya mungkin tak bisa sampai di titik ini. Mereka bukan hanya memberi ilmu, tapi juga kesempatan yang sangat berharga,” tambahnya.
Tak hanya dari kampus, Zetha juga mendapatkan dukungan moral dari keluarga dan teman-teman terdekat yang selalu percaya bahwa ia bisa membawa pulang prestasi.
Zetha berharap, keberhasilannya ini bisa menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa Polimdo lainnya, khususnya di Jurusan AB, untuk tidak ragu berpartisipasi dalam berbagai ajang kompetisi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
“Semoga ke depan, semakin banyak mahasiswa Polimdo yang berani tampil dan berprestasi di bidang bahasa dan komunikasi. Ini bukan sekadar tentang menang, tapi tentang melatih diri dan membangun kepercayaan diri,” tutupnya.
Sebagai informasi, kompetisi ini diikuti oleh 32 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan SMA di Manado, menjadikannya salah satu ajang yang cukup kompetitif dan bergengsi. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post