Manado, Barta1.com – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) bekerja sama dengan PT Ahmad Sejahtera dan LSP Pariwisata Mahawu Mandiri menyelenggarakan pelatihan Competency-Based Training (CBT) dan Competency-Based Assessment (CBA), yang digelar pada Jumat, 15 Agustus 2025.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus Polimdo ini dikhususkan bagi para dosen Program Studi Pariwisata, sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik di bidang vokasi pariwisata.

Pelatihan ini dihadiri langsung oleh pihak industri, Dr Siti Sinab,M.Pd, serta jajaran pimpinan Polimdo, antara lain Direktur Dra. Mareyke Alelo, MBA, dan Wakil Direktur Bidang Administrasi dan Keuangan, Selvie Kalele, SE., M.Si.

Dalam sambutannya, Direktur Mareyke mengungkapkan bahwa terselenggaranya kegiatan ini merupakan hasil dari perjuangan yang tidak mudah, terutama dalam hal keterbatasan anggaran.
“Kalau kita mengirim peserta pelatihan secara individu, biayanya bisa mencapai 20 juta per orang. Dengan anggaran terbatas, biasanya hanya mampu memberangkatkan 2 sampai 4 orang per jurusan. Namun, dengan metode pelatihan seperti ini, kita bisa menjangkau lebih banyak peserta secara efisien,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mareyke menjelaskan perubahan struktur di bawah Kementerian Pendidikan yang kini menyatukan antara Dikti dan Diksi (pendidikan vokasi) dalam satu naungan. Meskipun alokasi dana pendidikan mencapai sekitar 600–700 triliun rupiah, anggaran untuk vokasi sendiri hanya sekitar 92 triliun. Jumlah itu masih harus dibagi antara berbagai lembaga pendidikan vokasi seperti SMK, akademi komunitas, politeknik, hingga balai latihan kerja.
“Itulah sebabnya, kerja sama dengan mitra industri menjadi sangat penting. Melalui kolaborasi ini, kita tetap bisa melahirkan tenaga pengajar yang kompeten, walaupun dana yang tersedia sangat terbatas,” tuturnya.
Mareyke juga menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dapat lulus dalam pelatihan ini dan meraih sertifikasi kompetensi. Jika pun belum berhasil, akan ada kesempatan selanjutnya.
“Kami berharap Bapak dan Ibu dosen dapat menunjukkan hasil terbaik. Ini adalah langkah awal menuju peningkatan kualitas pengajaran dan output lulusan kita.”
Menutup sambutannya, Direktur Mareyke mengucapkan terima kasih kepada para dosen yang telah berpartisipasi serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelatihan ini.
“Terima kasih atas semangat dan kerja sama yang luar biasa. Semoga kolaborasi ini bisa terus berlanjut dengan berbagai skema lain yang lebih efisien dan berdampak luas,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post