Minahasa Utara, Barta1.com – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam pemerataan akses energi di seluruh pelosok negeri dengan menyalakan listrik selama 24 jam penuh di Pulau Gangga dan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Selasa (12/08/2025).
Langkah ini mengakhiri ketergantungan warga pada layanan listrik terbatas 12 jam yang selama ini menjadi hambatan aktivitas sehari-hari.
Sebelumnya, keterbatasan waktu nyala listrik mengganggu roda perekonomian, sektor pendidikan, dan layanan publik. Kini, masyarakat dapat memanfaatkan listrik sepanjang waktu untuk menunjang usaha perikanan, perdagangan, kegiatan belajar-mengajar, hingga layanan kesehatan yang lebih optimal.
General Manager PLN UID Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo, Usman Bangun, menegaskan bahwa perubahan ini akan menjadi pendorong signifikan bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
“Dengan listrik tersedia penuh, sektor pariwisata dan perikanan di dua pulau ini akan berkembang pesat. Ini adalah bukti nyata komitmen PLN dalam menjangkau wilayah-wilayah yang sebelumnya tertinggal dari sisi energi,” ujar Usman Bangun.
Usman menambahkan, pasokan listrik berkelanjutan akan memberikan multiplier effect terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Akses internet yang stabil, pendinginan hasil tangkapan ikan, dan pengelolaan usaha mikro menjadi lebih mudah dilakukan dengan dukungan energi yang andal.
PLN menggarisbawahi pemerataan energi adalah bagian dari strategi besar transisi energi nasional yang diiringi pembangunan infrastruktur kelistrikan. Penambahan kapasitas pembangkit, pemasangan jaringan distribusi baru, dan penambahan gardu distribusi menjadi fondasi keandalan pasokan listrik di wilayah kepulauan.
Pencapaian ini turut diapresiasi Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, yang hadir secara daring dalam peresmian. Ia menegaskan bahwa komitmen pemerintah daerah dan PLN telah membuahkan hasil nyata bagi masyarakat.
Salah satu warga Pulau Gangga, Ebenheazer Kadimateng, mengaku sangat bersyukur.
“Sebelumnya listrik hanya nyala setengah hari, sekarang bisa 24 jam. Anak-anak bisa belajar kapan saja, dan usaha kami jadi lebih maju,” ungkapnya penuh antusias.
PLN mengajak warga memanfaatkan energi listrik dengan bijak agar keberlanjutan layanan tetap terjaga. Ke depan, PLN menargetkan lebih banyak wilayah terpencil akan mendapatkan fasilitas serupa untuk mewujudkan energi berkeadilan di seluruh Indonesia. (**)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post