Manado, Barta1.com–Proses rekrutmen Ketua Lingkungan (Ketling) yang digawangi Pemkot Manado menyisakan cerita. Paska–nama-nama Ketling terpilih diumumkan Jumat (26/07/2025), sejumlah pihak meminta segera dilakukan evaluasi.
“Kami nilai perlu evaluasi karena prosesnya tidak mempertimbangkan aspirasi masyarakat,” kata peneliti Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Hendra Lumempouw, Sabtu (27/07/2025).
Dalam proses rekrutmen menurut dia sejatinya harus ada pertimbangan masyarakat. Ini mengingat Ketling alias Pala’ adalah ujung tombak pemerintahan yang kerjanya bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Masyarakat perlu dilibatkan, setidaknya dibuka akses untuk menanggapi nama-nama calon Ketling yang melamar.
“Bayangkan bila mayoritas warga menolak calon yang dinyatakan lulus tes, bagaimana jadinya pemerintahan atau Ketling akan melaksanakan tugas dia,” cetus Hendra.
Terbersit kabar persoalan aspirasi warga pada rekrutmen Ketling terjadi pada salah satu lingkungan di Kecamatan Paal 2. Salah satu calon berkompeten dengan dukungan tandatangan nyaris 300 warga malah tidak terpilih
Ketua Fraksi Gerindra Ferdinand Jacky Dumais menyatakan proses rekrutmen perlu dievaluasi. Dan ini menjadi langkah pertama bakal dilakukan legislatif pasca nama Ketling terpilih diumumkan.
“Kita bakal panggil panitia seleksi, RDP akan dilakukan dan bila ada kesalahan kita bakal rekom ulangi proses rekrutmen,” tegas Jacky. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post