Manado, Barta1.com – Mafindo Manado sukses menyelenggarakan Kelas Kecerdasan Artifisial – AI Goes to School, sebuah program unggulan dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) yang bertujuan untuk mendampingi 10.000 guru di 40 kota selama 18 bulan. Program ini mendapat dukungan dari mitra strategis seperti Google.org, AVPN, dan Asian Development Bank (ADB), serta berkolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal untuk memastikan pelaksanaan yang kontekstual dan berdampak.
Pada pelaksanaan di wilayah Sulawesi Utara kali ini, AI Goes To School Mafindo diikuti oleh 130 peserta yang berasal dari satuan pendidikan jenjang TK hingga SMA sederajat dari berbagai pelosok kabupaten di Sulawesi Utara. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (7/7/2025).
Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali dengan berbagai materi seperti pengantar teknologi kecerdasan artifisial (KA), etika pemanfaatan KA dalam pendidikan, manajemen prompt, serta penerapan AI untuk pembelajaran kreatif, pengelolaan kelas, dan peningkatan kinerja administrasi guru. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada platform Learning Management System (LMS) milik Mafindo, yakni institute.mafindo.or.id sebagai media belajar yang fleksibel dan berkelanjutan.
“Saya sangat senang karena belajar tentang berbagai aplikasi AI di Kelas Kecerdasan Artifisial AI Goes to School Mafindo ini, sehingga dapat saya adopsi untuk membuat pembelajaran di kelas saya menjadi menarik dan menyenangkan. Saya berharap Mafindo dapat selalu hadir memberikan literasi di masyarakat,” ujar Stella Tololiu, guru SMAN 1 Langowan.
Antusiasme serupa juga disampaikan oleh Arni Lasanggo, Kepala SMPN Satap Molobog, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, yang hadir bersama 15 guru dari sekolahnya. Beliau menyatakan bahwa pelatihan ini sangat relevan dengan semangat transformasi sekolah penggerak dan mendukung pelaksanaan program BOS terkait peningkatan kinerja guru di sekolah mereka. “Kami para guru harus terus belajar agar tidak tertinggal dari siswa yang kini justru lebih cepat memahami teknologi,” ungkapnya.
“Saya berharap bapak dan ibu guru dapat menyebarkan ilmu yang didapatkan dari kegiatan ini agar dapat berdampak positif bagi dunia pendidikan di wilayah Anda berdomisili,” ucap Taufani, Koordinator Wilayah Mafindo Manado, dalam sambutannya. Kegiatan ini juga diselingi dengan refleksi dan testimoni dari peserta, yang menyuarakan pentingnya literasi AI dalam kurikulum dan perlunya pelatihan yang konsisten agar guru siap menghadapi tantangan zaman digital.
Penulis: Agustinus Hari


Discussion about this post