Manado, Barta1.com – Akhir – akhir ini persoalan narkotika menjadi pembahasan penting di tengah pemerintahan, tepatnya baru-baru ini pada pembahasan Pansus (Panitia Khusus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur 2024. Di mana, anggota DPRD Sulut Amir Liputo mendorong satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang terkait dengan Kepemudaan dan kesehatan, untuk memperhatikan hal ini.
Melihat persoalan yang sering mengancam generasi bangsa ini, diperlukan kolaborasi bersama untuk mencegah maupun memberantasnya, baik itu dari segi lingkungan keluarga, pemerintah, keamanan, maupun lembaga pendidikan itu sendiri.
Begitupun yang dilakukan oleh Civitas Politeknik Negeri Manado (Polimdo), kata Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Senat, Ir Rudolf Estephanus Golioth Mait, ST., MT., IPM., Asen Eng, kepada Barta1.com, guna mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan kepada mahasiswa atau pemuda saat ini, setiap minggunya dilakukan peribadatan di setiap Jurusan yang ada.
“Pada peribadatan itu kami melibatkan adik -adik dari UKM BKK, guna meningkatkan nilai – nilai spiritualisme bagi mahasiswa, pendidik, dan pegawai,” jelasnya.
Begitupun dengan adik-adik dari UKM keagamaan lainnya, seperti BT, KMK, dan mahasiswa Hindu yang telah melaksanakan peribadatannya, sesuai dengan jadwal yang ada.
Maka dai itu, sampai saat ini fokus kegiatannya lebih ke internal kampus saja, tapi ketika kemudian ada kerjasama dengan BNN untuk melakukan edukasi kepada mahasiswa, tentunya hal itu sangat baik dan tidak menutup kemungkinan akan dilakukan di Kampus Polimdo.
Diketahui, memberantas narkotika menjadi program utama dari Gubernur Sulut, Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay. (*)


Discussion about this post