• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Pembelajaran Hidup Putu Sri Dharmayanti, Setelah Mengajar Anak-Anak di Pasar Bersehati

by Meikel Eki Pontolondo
9 Maret 2025
in Edukasi
0
Putu Sri Dharmayanti bersama dua anak Paud di Dinding Manado. (foto: istimewa)

Putu Sri Dharmayanti bersama dua anak Paud di Dinding Manado. (foto: istimewa)

0
SHARES
133
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, barta1.com – “Saya merasakan ledakan kembang api di hati,” ungkap mahasiswi Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Putu Sri Dharmayanti, setelah dirinya bersama komunitas AMSA Unsrat melakukan proses pembelajaran kepada anak-anak di area Pasar Bersehati Manado, Sabtu (8/03/2025).

Sebagai mahasiswi yang disibukan oleh jadwal perkuliahan yang full, serasa energi pun banyak terkuras, namun serasa kembali ketika membagikan  waktu bersama anak-anak di Dinding Manado.

“Sebenarnya rasa lelah yang saya rasakan ini tidak sebanding dengan apa yang anak-anak  alami. Sebagian dari anak-anak ini tidak mengenyam pendidikan formal, yang setiap harinya menutut mereka untuk mengais rezeki untuk orang tuanya di Pasar Bersehati, kemudian melanjutkan waktunya untuk mengikuti kelas pembelajaran di lantai 3 Pasar Bersehati Manado yang dibuat oleh Komunitas Dinding Manado,” ujar Putu Sri.

Dengan fasilitas yang seadanya, kata perempuan berparas cantik ini, tidak menjadi penghalang bagi anak-anak ini untuk menimbah ilmu kepada setiap relawan yang mau datang mengajarkan mereka.

“Melihat hal ini sebenarnya menjadi pembelajaran hidup bagi pribadi saya, di mana saya sendiri bisa menutut ilmu hingga menggapai perguruan tinggi, ibarat ditiup angin laut langsung membelai kulit. Namun berbeda dengan anak-anak ini, setelah mereka bekerja  langsung melanjutkan proses belajar mereka,” terangnya sembari menyebut sudah masuk ketiga kalinya AMSA Unsrat terlibat proses pembelajaran di Komunitas Dinding Manado ini.

Menurut Sri, hak untuk mendapatkan ilmu pengetahuan tidak terbatas berdasarkan latar belakang seseorang, siapa pun di mana pun  dan bagaimana pun itu seharusnya mendapatkan hak untuk mendapatkan ilmu pengetahuan.

“Berlandaskan hal ini membuat setiap relawan tergerak hatinya untuk membagikan pengetahuan mereka untuk anak-anak yang belum memiliki kesempatan memperoleh hak pendidikan yang semestinya,”imbuhnya.

Berkaitan dengan pembelajaran yang diberikan, Sri menyebut, pertemuan pertamanya itu memilih bergabung dengan kelas Paud, di mana Dinding Manado itu membuat pengaturan dengan  3 kelas, yakni Kelas Paud, Kecil dan Besar.

“Di Paud itu sendiri saya mengikuti kurikulum yang dibuat oleh Dinding Manado yaitu pembelajaran tentang membangun datar dan hewan, kemudian kali kedua dan ketiga mengikuti pembelajaran yang dibuat oleh AMSA  tentang kebersihan dan kualitas hidup sehat,” tambahnya.

Bahkan selama mengikuti proses pembelajaran, ada 1 anak yang membuat Sri ikut bahagia mengajarinya, yakni adik Farel.

“Adik Farel anaknya excited dan selalu mau tau tentang sesuatu. Bahkan selalu maju ke depan untuk menjawab pertanyaan dari kakak-kakak AMSA,” pungkasnya. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: AMSA UnsratDinding ManadoPutu Sri Dharmayanti
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Makainas: HUT ke-140 GMIST Baitesda Bumbiha Bukti Keteguhan Iman Jemaat

Makainas: HUT ke-140 GMIST Baitesda Bumbiha Bukti Keteguhan Iman Jemaat

Discussion about this post

Berita Terkini

  • DPRD Sulut Bahas Dua Ranperda Strategis, Gubernur Yulius Tekankan Akuntabilitas APBD dan Kemudahan Investasi 26 Juni 2026
  • Welfrits Jacobus: Soliditas dan Integritas Kunci Organisasi Profesional 26 Juni 2026
  • AMDATARA Resmi Hadir di Sulut, Berikut Susunan Pengurusnya 25 Juni 2026
  • Plt Bupati dan Ketua TP-PKK Membaur di HUT ke-168 GMIST Imanuel Kelling Balehumara 25 Juni 2026
  • Bupati Michael Thungari Promosikan Potensi Sangihe di Penutupan PENAS XVII 25 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In