Manado,Barta1.com – Komisi 3 DPRD Provinsi Sulut bersama Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) 1 gelar rapat dengar pendapat (RDP), bertempat di Ruang Komisi 3 DPRD Provinsi Sulut, Senin (5/05/2024).
Pada RDP itu, Anggota DPRD Provinsi Sulut, Amir liputo mempertanyakan persoalan sungai Mahawu dan Bailang.
“Bagaimana dengan proses perbaikan sungai Mahawu dan Bailang, apakah itu ada anggarannya,” tanya Liputo.
Mendengar pertanyaan tersebut, langsung dijawab oleh Kepala BWSS 1, Sugeng Harianto. “Sungai di daerah Mahawu dan Bailang belum tertata anggarannya, tapi kami sudah melakukan pengusulan.”
Selesai mendengar jawaban Sugeng, ditanggapi lagi Amir. “Bapak baru 4 bulan mengusulkan, sedangkan saya sendiri sudah 20 tahun mengusulkan, tapi sampai saat ini hanya sampai dipengusulan,” ujarnya.
“Setiap hujan datang masyarakat sudah ketakutan, bahkan aktivitas beribadah mereka terganggu. Hujan datang, kemudian banjir, setelah banjir masuk bantuan. Kepada kami masyarakat bersuara tidak butuh bantuan, yang masyarakat butuhkan adalah kapan sungainya itu diperhatikan,” jelasnya.
Dengan penuh harapan, Sugeng menanggapi dengan mengatakan semoga usulan ini bisa berjalan dengan baik.
“Untuk itu, kami juga memohon bantuan kepada Pimpinan Dewan untuk bisa mengawal bersama agar usulan ini bisa membuahkan hasil yang baik, supaya sungai Mahawu dan Bailang sesegera mungkin diperhatikan,” pungkasnya.
Diketahui, yang terlibat dalam RDP itu di antaranya, ketua komisi 3 DPRD Sulut Berty Kapojos beserta anggota Ayub Ali, Arthur Kotambunan, Amir Liputo, Yongkie Limen dan Tonao Petrus Jangkobus. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post