• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Politik

Hati-hati, Pasangan Kepala Daerah Rawan Berkonflik di 6 Bulan Awal Menjabat

by Ady Putong
28 Mei 2024
in Politik
0
Dekan FISIP Unsrat Dr Ferry Daud Liando menyampaikan materi dalam rakor yang digelar KPU Sulut. (Foto: dokumentasi Febry Kodongan)

Dekan FISIP Unsrat Dr Ferry Daud Liando menyampaikan materi dalam rakor yang digelar KPU Sulut. (Foto: dokumentasi Febry Kodongan)

0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com — Akademisi Dr Ferry Daud Liando mengamati, pasangan kepala daerah yang baru terpilih rawan konflik di masa-masa awal pemerintahan. Dalam kondisi itu, masyarakat dituntut mampu menentukan pilihan pada pemimpin berkualitas saat Pilkada.

“Biasanya konflik muncul 6 bulan awal pemerintahan pasangan kepala daerah baru, itu bisa terjadi karena mulainya proses tender (lelang proyek) dan penempatan pejabat,” kata dia Senin (27/05/2024).

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat Manado menjelaskan hal itu, sebagai pemateri dalam rapat koordinasi bertajuk Peliputan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2024 Kepada Awak Media di Hotel Sentra Minahasa Utara. Puluhan jurnalis desk liputan politik hadir sebagai peserta.

Ferry sebelumnya mengatakan, menghadirkan pemimpin berkualitas saat ini memang penuh tantangan. Salah satu hambatan adalah regulasi yang tidak direvisi. Menurut dia, norma-norma dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 bisa menghambat karena belum memberi arahan yang mudah diterapkan.

Misalnya soal mahar, diatur bahwa calon kepala daerah tak bisa melakukan pemberian pada parpol. Padahal proses transaksional justru terjadi saat masih bakal calon, atau belum ditetapkan sebagai calon oleh KPU.

Opsi calon perseorangan dalam Pilkada juga dianggap bisa memberi warna berbeda dalam proses berdemokrasi. Namun hari ini, calon perseorang semakin tak mudah mengumpulkan bukti dukungan karena mesti dilengkapi formulir pendukung sebagai syarat.

Kekhawatiran lain adalah minimnya kader potensial yang disiapkan parpol sebagai calon pemimpin, dalam hal ini kepala daerah. Terbukti, banyak parpol menerima pendaftaran figur dari luar. Padahal menyiapkan calon terbaik sebagai pemimpin adalah tugas parpol.

“Siapa yang punya finansial jadi calon, ini semacam proses lelang,” tandas dia.

Karena itu masyarakat menjadi kunci untuk menentukan pemimpin terbaik. Masyarakat kata Ferry, harus diedukasi. Saat regulasi bermasalah, parpol belum menyiapkan kader terbaik maka peran media dalam upaya edukasi itu juga penting.

“Ini supaya Pilkada bisa menghasilkan pemimpin berkualitas, maka untuk jurnalis usul saya bekerjalaha dengan profesional dalam ruang demokrasi, profesi pun jangan mendua hati,” cetus dia.

Ketua KPU Sulut Kenly Poluan dan komisioner Awaluddin Umbola di akhir rakor menyampaikan kolaborasi dengan media dibutuhkan dalam upaya menjaga Pilkada di Sulawesi Utara bersih dan berwibawa.

“Seluruh tahapan Pilkada perlu tersosialisasi dengan luas ke masyarakat, dan ini butuh peran media,” kata Umbola. (*)

Editor:
Ady Putong

Barta1.Com
Tags: Awaluddin Umbolaferry daud liandoFisip UnsratKenly PoluanKPU SulutPilkada
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
RDP BP2W bersama Komisi III DPRD Sulut. (Foto: meikel/barta).

Limen Sentil Rahabilitasi Sekolah, Begini Jawab Habibi ?

Discussion about this post

Berita Terkini

  • IKA Polimdo: Larangan Vape adalah Investasi Kesehatan Mahasiswa 19 April 2026
  • Kakanwil Kemenkumham Sulut Temui Gubernur Yulius Selvanus, Bahas Harmonisasi Ranpergub 19 April 2026
  • Mencari Grand Master Masa Depan dari Sulawesi Utara 19 April 2026
  • Pecatur Muda Memukau dan Ukir Prestasi di BNNP Sulut Cup 2026 18 April 2026
  • Usai Turnamen Catur Daerah, Kepala BNNP Sulut Tatap Event Nasional 18 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In