Sangihe, Barta1.com – Pemerintah Pusat terus memberi perhatian kepada daerah-daerah kepulauan di Indonesia. Salah satunya, Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang berdekatan dengan Filipina. Anggaran yang diberikan tak tanggung-tanggung mencapai Rp 7 miliar. Nah, dana sebesar itu akan dikucurkan untuk pemberdayaan produk unggulan di tahun 2019.
Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana mengatakan sekarang sementara dipacu pembangunan produk unggulan di dua kecamatan.
“Dua produk unggulan akan dibangun di wilayah Manganitu dan Tabukan Utara (Tabut). Yakni, pengembangan produk sagu di wilayah Manganitu, dan pengembangan produk kerajinan tangan dari bambu batik di Kampung Bowongkulu Kecamatan Tabut,” kata dia.
Bupati menjelaskan, dalam pelaksanaannya menggunakan biaya cukup besar, dan pengucuran dana ini adalah kekonsistenan pemerintah pusat melalui program Presiden Joko Widodo, Nawacita yakni membangun dari pinggiran.
“Jadi, hal ini harus kita manfaatkan demi pengembangan pemberdayaan masyarakat yang ada di tanah Tampungan Lawo ini. Sebab, nantinya kita akan membangun sebuah sarana yang berbasis teknologi untuk pengembangan produksi sagu dan produksi kerajinan bambu batik seperti kursi, meja, dan sebagainya,” katanya.
“Kursi kerajinan bambu batik ini, laku dijual di setiap daerah. Hanya terkendala pada angkutan. Dan saat ini Pemerintah Kabupaten sedang mencari jalan keluarnya,” tambah Gaghana.
Peliput : Rendy Saselah


Discussion about this post