Manado, Barta1.com – Berbagai prestasi dalam dunia kecantikan maupun modeling diemban oleh Sherina Yosefie Safitra, di mana dirinya pernah terpilih sebagai Putri Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsrat 2022.
Bukan sampai situ saja, perempuan kelahiran Manado, 29 April 2001 itu, rupanya juga melanjutkan ketertarikannya dalam dunia kecantikan dengan mengikuti Nyong Noni Unsrat, dan terpilih sebagai wakil 2 Noni Unsrat 2022.
Berbagai pengalaman didapatkan saat menjabat Putri Faklutas Ekonomi dan Bisnis 2022, sekaligus Wakil 2 Noni Unsrat 2022. Mendorong anak kedua dari dua bersaudra, dari pasangan Marutta Safitra dan Deybi Kawonseng ke level selanjutnya, yakni tingkat pemilihan Nyong Nona Manado, dan akhirnya terpilih sebagai Favorit Nona Manado 2023.
“Ketertarikan terhadap dunia kecantikan dan modeling ini, sebenarnya sudah sejak kecil, tapi terhalang karena kurangnya dukungan dari orang terdekat, seperti orang tua,” ungkap Sherina sambil memancarkan senyumannya.
Zaman itu, Kata Sherina, kurangnya kepercayaan diri untuk mengikuti berbagai event kecantikan maupun modeling ini. “Berjalannya waktu, akhirnya mendapatkan lingkungan yang mendukung dan mendorong saya untuk bisa terlibat dalam berbagai event, seperti Putri, Noni dan Nona. Dan saya mencoba memulainnya, dengan mengikuti pemilihan duta pendidikan/ daerah.”
“Lingkungan yang mendukung saya adalah teman-teman dari organisasi Himpunan Mahasiswa di Kampus, dan juga sabat terdekat saya. Orang-orang ini, yang membuat keingintahuan saya begitu besar. Ketika saya memberanikan diri bertanya, sekaligus meminta ijin ke orang tua, akhirnya diberi ijin dan didukung penuh oleh kedua orang tua,” ujarnya.
Setelah diijinkan orang tua, Sherina mencoba mengikuti berbagai event kecantikan maupun modeling, baik itu ditingkatan kampus maupun kota. Dari event itu, membuatnya mendapatkan banyak manfaat.
“Mengikuti Event kecantikan dan modeling banyak memberikanku dampak positif, seperti meningkatkan kemampuan publik speaking, wawasan yang semakin luas, relasi, serta pengalaman,” terangnya.
Apalagi banyak membaur dengan orang-orang hebat, berkat relasi dari duta pendidikan/ daerah. namun, dari semuanya itu, tentunya ada tantangan yang dihadapi.
“Tantangan yang saya hadapi itu, berkaitan dengan manajemen waktu. Pernah merasa tak terbagi waktu dengan baik dalam menjalankan tanggungjawab, apalagi masih berstatus mahasiswa, yang banyak mengikuti organisasi” ucapnya.
Akan tetapi dari semuanya itu, tambah Sherina, dirinya mencoba membuat jadwal secara tertulis, guna membagikan waktunya, agar kesemuanya itu bisa terlibat dan berkontribusi, sesuai dengan yang diharapan. Dan bersyukur, perlahan-lahan bisa dijalankan dengan baik. Semua itu, karena kebaikan Tuhan.
“Sebentar lagi saya sudah menyelesaikan tanggungjawab sebagai bagian dari Nyong Nona Manado. Dan ke depannya akan berfokus pada perkuliahan, mengingat saya adalah mahasiswI akhir di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsrat. Saya ingin secepatnya, menyelesaikan studi s1. Kemudian, akan melanjutkan studi S2 di luar kota, sekaligus merintis karier,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post