(Berdasarkan Injil Lukas 23:33-49 dan ayat-ayat terkait)
Script writer: Iverdixon Tinungki
Latar pertunjukan:
(Ada tiga salib yang terpacak di sebuah bukit. Di bagian yang agak rendah ada simbol Tirai Bait Allah)
Ilustrasi Musik: Sedih dan menyayat hati.
Narasi:
Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kanan-Nya dan yang lain di sebelah kiri-Nya.
Adegan:
(Sepasukan Prajurit Romawi membawa Yesus dan dua orang penjahat ke tempat itu. Imam-imam Kepala, Ahli Taurat dan Tua-tua Yahudi , orang-orang dan para perempuan pengikut Yesus dari Galilea juga tampak di sana.)
(Prajurit Romawi kemudian dengan sigap menyeret kedua penjahat untuk di paku di tiang salib di sisi kiri dan kanan. Setelah kedua penjahat tersalib, Prajurit Romawi dengan kejam memperlakukan Yesus, ditendang hingga terjungkal.)
Prajurit 1:
(Mengolok-olok)
Kaukah raja orang Yahudi?
(Mencambuk.)
Prajurit 2:
Kaukah yang mengaku mesias?
(Mencambuk.)
(Yesus kemudian dicambuk bertubi-tubi. Pakaiannya dirobek dan ditanggalkan dengan cara yang sangat kasar. Dipakaikan mahkota duri, lalu diseret ke tiang Salib dan dipakukan di sana. Di atas tiang salib itu juga dipakukan sebuah tulisan: “INILAH YESUS RAJA ORANG YAHUDI”.)
(Sesaat nampak suasana begitu pilu dan mencekam. Dalam perasaan yang sangat perih Yesus tiba-tiba bersuara:)
Yesus:
Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.
(Para prajurit membuang undi untuk membagi pakaian-Nya. Tak berapa lama seseorang pemimpin maju mengejek:)
Imam Kepala:
Orang lain Ia selamatkan, biarlah sekarang Ia menyelamatkan diri-Nya sendiri, jika Ia adalah Mesias, orang yang dipilih Allah.
Prajurit 3:
(Mengolok.)
Inilah Yesus Raja orang Yahudi
Prajurit 4:
(Mengunjukkan anggur asam ke mulut Yesus.)
Jika Engkau adalah raja orang Yahudi, selamatkanlah diri-Mu!
(Tak berapa lama, dalam suasana mencekam ini, seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Yesus)
Penjahat 1:
Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!
Penjahat 2:
(Menegur.)
Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama? Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah. (bicara kepada Yesus) Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja.
Yesus:
(Menjawab.)
Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.
Narasi:
Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga, sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua.
Ilustrasi musik:
(Mencekam lalu disusul bunyi gelegar.)
Adegan:
(Bersama kilatan cahaya dan kabut tebal yang menyaput tempat itu, simbol bait Allah terbelah.)
(Dipalang salib Yesus berseru dengan suara nyaring:)
Yesus:
Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku!
(Terkulai.)
(Ketika kepala pasukan melihat apa yang terjadi, ia maju dan memuliakan Allah.)
Kepala Pasukan Romawi:
Sungguh, orang ini adalah orang benar!
Musik penutup:
(Lagu: Kepala yang berdarah.)
Narasi Penutup:
Sesudah seluruh orang banyak, yang datang berkerumun di situ untuk tontonan itu, melihat apa yang terjadi, pulanglah mereka sambil memukul-mukul diri. Semua orang yang mengenal Yesus dari dekat, termasuk perempuan-perempuan yang mengikuti Dia dari Galilea, berdiri jauh-jauh dan melihat semuanya itu.
Tamat.
Tuminting, Maret 2024.


Discussion about this post