• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Senin, September 28, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Keindahan Kota Tomohon dari Gunung Lokon, Cerita Fabiola Wewengkang

by Meikel Eki Pontolondo
5 Maret 2024
in Edukasi
0
Fabiola Trivena Wewengkang. (Foto:istimewa)

Fabiola Trivena Wewengkang. (Foto:istimewa)

0
SHARES
316
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado,Barta1.com – Berakit-rakit dahulu bersenang-senang kemudian, sebuah pepatah yang tak asing lagi di telinga masyarakat pada umumnya. Namun bagi Fabiola Trivena  Wewengkang, pepatah itu menandakan bahwa  dirinya  mampu melewati medan di Gunung Lokon, kemudian bisa menikmati keindahannya.

Gunung yang keberadaannya di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), dengan ketinggian 1.580 M  menjadi cerita tersendiri bagi perempuan kelahiran Tomohon, 27 Juli 1999 itu.

Menurut Fabiola, perjalanan menuju lokasi basecamp (tempat berkumpul) di Gunung Lokon tidak terlalu berbahaya dan sangat baik bagi pendaki pemula, termasuk dirinya. Karena medannya juga tidak terlalu terjal, namun mencapai lokasi tersebut membutuhkan tenaga ekstra.

Fabiola Trivena Wewengkang berada di Gunung Lokon. (foto: istimewa).

“Perdana melakukan pendakian, dan tentunya yang namanya kecapean itu ada, tapi  semua bisa dilewati dengan terus berusaha,” ungkap Fabiola kepada Barta1.com, selasa (5/03/2024).

Bebatuan, pasir, bahkan kerikil, kata Fabiola, akan ditemui dan  dilalui oleh setiap pengunjung ketika melakukan pendakian di Gunung Lokon.

“Setelah melewati berbagai medan di Gunung Lokon, maka setiap pengunjung akan melihat keindahan sunrise, Kota Tomohon, bahkan kawah dari puncaknya,” ujar anak ke 2 dari 3 bersaudara dari pasangan Fredy Wewengkang dan Seska Tenda.

Intinya, tambah Fabiola, melihat Gunung Lokon dari puncaknya sangat menenangkan pikiran dan memuaskan hati. “Saya sudah ke 2 kali menjejaki Gunung Lokon ini, dan akan terus menjejakinya,” singkatnya.

“Selain Lokon ke depannya  akan mencoba menjejaki Gunung lainnya yang ada di Sulut. Tentunya ketika ada perencanaan, ada hal yang perlu disiapkan juga, seperti fisik, mental dan perlengkapan yang memadai,” tuturnya.

Ia menambahkan, bahwa pendakian ini juga membuat setiap orang bisa bersilahturahmi dan saling mengenal satu dengan yang lainnya, mengingat juga Gunung Lokon ini banyak pengunjungnya, baik itu dari usia remaja, pemuda bahkan orang dewasa bersama keluarganya.

“Berkaitan dengan waktu perjalanan dari kaki Gunung Lokon sampai ke puncaknya memakan waktu 3 jam, itupun  sudah terhitung  dengan beristirahat saat diperjalanan,” ucapnya.

Diketahui, sampai saat ini Lokon dikenal sebagai Gunung aktif dan itu dibutikan dengan berbagai pemberitahuan siaga yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Sedangkan jarak Ibu Kota Sulut, yakni Kota Manado, menuju Gunung Lokon memakan waktu 57 menit saja dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun empat. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: Fabiola WewengkangGunung LokonKota TomohonpendakiPendaki PemulaSulut
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Renungan Kristen 5 Maret 2024: Murid yang Dikasihi Yesus

Renungan Kristen 5 Maret 2024: Murid yang Dikasihi Yesus

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Pengabdian Kanwil V Manado Dukung Haru Bahasa Isyarat Internasional dan PTI 2026 di Sulut 28 September 2026
  • Polimdo Petakan Potensi Wisata Bahari Desa Darunu Lewat Foto dan Video Udara 27 September 2026
  • Polimdo Sulap Limbah Organik Jadi Eco Charcoal, Dorong Kampus Hijau dan Kewirausahaan Mahasiswa 27 September 2026
  • Jull Takaliuang Sebut Rencana TMS Kembali Menambang sebagai “Kegilaan” 26 September 2026
  • Warga Sangihe Gelar Ritual Adat Dalumatehu Sembanua untuk Menjaga Pulau 26 September 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In