Manado,Barta1.com – Revani Lihondatu, menyebut pengetahuan yang didapatkan saat menjalani studi di Kampus Politeknik Negeri Manado (Polimdo), khususnya di Jurusan Pariwisata sangatlah berarti saat berada di dunia pekerjaan, apalagi pembelajaran tentang perhotelan dan bahasa.

“Di Kampus Polimdo selalu diajarkan tentang praktek, setelah di dunia pekerjaan kita mendalami praktek yang sudah pernah didapatkan. Intinya, pengetahuan tentang perhotelan dan bahasa sangat berguna bagi saya saat bekerja di Kapal Pasiar, ketika mengelilingi beberapa negara,” ungkap Revani kepada Barta1.com, Jumat (26/01/2024).
Diketahui, sebelumnya perempuan kelahiran ManadoTua, 22 Mei 1997 ini telah mengelilingi 11 negara ketika bekerja di Viking Ocean Cruise Line di Amerika Serikat. Negara yang dituju saat itu seperti Inggris, Norwegia, Israel, Yunani, Palestina, Skotlandia, Spanyol, Turki, Italia, Amerika dan Kanada.

“Ketika bekerja di Viking Cruise Line, saya bisa berpergian ke Grinlandia, Islandia, Montenegro, Irlandia, Malta, Monaco. Prancis, Kroasia, Belanda, Belgia, Portugal, Slovenia, Costa Rica, Mexico, Panama, dan Kolombia,” ujar anak kedua dari dua bersaudara dari pasangan Gustaf Lihondatu dan Jeni Sin Verni Ponge.
Revani menambahkan, di Kapal Pasiar dirinya bekerja sebagai housekeeping, bertugas membersihkan kamar tamu dan sebagainya. “Untuk pendapatan di Kapal Pasiar ini perbulannya sebesar 10 Juta, itu diluar bonus yeah,” kata Revani sambil tersenyum.

“Jika mau bekerja di Kapal Pasiar dan ingin mengelilingi dunia, persyaratannya adalah memiliki pengalaman kerja minimal 1 tahun, kedua memiliki bahasa ingris yang baik, kemudian atitut yang baik, dan yang terakhir mampu beradabtasi dengan kondisi yang ada,” tutur Alumni Polimdo ini.

Jika sudah bekerja di Kapal Pasiar, kata Revani, tentunya setiap pekerja akan bertemu dan berkomunikasi dengan berbagai tamu dari belahan dunia. “ Saya beberapa kali berkomunikasi dengan tamu dari Amerika Serikat, dan mengarahkan mereka ke tempat-tempat yang baik untuk dikunjungi,” terangnya.

“Bahkan ada tamu yang menyampaikan bahwa senang bisa berkeja seperti kami, ke mana-mana gratis, kemudian saya berpikir mungkin itu yang membuat saya bertahan hingga saat ini,” imbuhnya.
Intinya hasil dari pekerjannya ini, tambah Revani, dirinya bisa membeli rumah sendiri dan ke depannya akan membuka usaha. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post