• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Nasional

Senior Editors Forum Jelang Pemilu 2024 Digelar UE dan UNESCO Dukung Liputan Berkualitas

by Redaksi Barta1
22 Oktober 2023
in Nasional
0
Senior Editors Forum Jelang Pemilu 2024 Digelar UE dan UNESCO Dukung Liputan Berkualitas

Hampir 100 editor senior dari Indonesia dan Asia saat mengikuti Senior Editors Forum jelang menghadapi Pemilu 2024. (foto: istimewa)

0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Barta1.com – Acara Senior Editors Forum, yang berlangsung 16-17 Oktober 2023, dihadiri oleh hampir 100 peserta untuk membahas disinformasi, kebebasan editorial dan keamanan jurnalis jelang Pemilihan Umum pada 14 Februari 2024.

 

Acara yang berlangsung selama dua hari di Jakarta ini diadakan untuk membingkai konteks dari tantangan-tantangan yang muncul terkait peliputan pemilu yang profesional, serta untuk mengidentifikasi solusi nyata yang dapat diterapkan di tingkat redaksi. Lebih dari 60 redaktur senior dari seluruh Indonesia bergabung dengan rekan sejawat dari Agence France Presse (Prancis), Malaysia Kini (Malaysia) dan Rappler (Filipina), Voice TV (Thailand), META Indonesia serta anggota Dewan Pers Indonesia, Committee to Protect Journalists (CPJ), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI).

 

Valerie Julliand, Resident Coordinator PBB di Indonesia membuka forum ini dengan menekankan peran media dalam pemilu: “Melindungi kebebasan berekspresi dan akses terhadap informasi adalah kunci dalam pemilu apa pun: ketika informasi tersedia secara akurat dan luas, maka pemilu dapat terjaga terus terbuka, adil, dan demokrasi pun tumbuh subur.”

 

“Indonesia adalah mitra penting bagi Uni Eropa dan kami bersatu dalam memerangi disinformasi. Kami memahami bahwa perjuangan ini tidak dapat dilakukan oleh satu negara atau satu aktor saja. Persoalan perlu dihadapi melalui kerjasama, kegiatan berbagi pengetahuan, dan pengembangan strategi yang komprehensif untuk dapat terus melindungi kebebasan arus informasi yang akurat,” ujar Stéphane Mechati, Kuasa Usaha ad interim Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia.

 

Forum ini dimulai dengan diskusi di antara para analis politik, akademisi, organisasi masyarakat sipil, platform media sosial dan perwakilan media, tentang tren yang sedang mengemuka terkait pemanfaatan teknologi dan penyusunan narasi yang digunakan untuk menciptakan disinformasi, serta berbagai tantangan seputar sistem hukum. Direktur Eksekutif PERLUDEM, Manajer Kebijakan Publik META Indonesia dan Pengasuh Podcast Reformasi Weekly, serta Asisten Profesor untuk topik Manajemen Kebijakan Publik dari Universitas Monash, menyoroti pentingnya literasi digital dan upaya edukasi bagi para pemilih, selain perlunya pendekatan kolaboratif untuk dapat melakukan monitoring, cek fakta dan kajian risiko secara bersama-sama.

 

Terkait hal tersebut, META Indonesia menggarisbawahi peran Koalisi Damai, yang terdiri dari 12 organisasi masyarakat sipil independen, yang dibentuk berkat dukungan UNESCO sebagai bagian dari program Social Media 4 Peace yang didanai oleh Uni Eropa. Para pembicara juga mengingatkan peserta akan meningkatnya tantangan dalam menyiasati disinformasi di tataran lokal, dalam konteks pemilihan pemimpin daerah pada November 2024 mendatang, yang mensyaratkan pemahaman mendalam akan konteks dan penggunaan bahasa lokal. CEO dan Publisher the Conversation Indonesia, yang memoderasi diskusi tersebut menutup dengan catatan positif yang mengangkat inisiatif positif oleh masyarakat sipil, seperti bijak memilih.

 

Hari kedua forum ini dirancang bagi para redaktur senior dengan mengombinasikan diskusi substantif dan lokakarya praktis, untuk mengidentifikasi alat-alat kerja konkret dan pendekatan untuk menjaga independensi editorial, menangkal disinformasi dan meningkatkan keamanan pekerja media. Sesi-sesi di hari ini berturut-turut dimoderasi oleh Internews, BBC Media Action dan Narasi TV. Para pembicara dan partisipan yang hadir mencoba menyasar kebutuhan dan solusi bagi media dengan skala besar di kota besar (Jakarta dan sekitarnya), maupun media komunitas di daerah yang lebih terpencil, dengan memberikan eksposur terhadap praktik-praktik baik di tingkat nasional, regional dan global. Selain dihadiri oleh redaktur senior dari Jakarta dan sekitarnya, forum ini juga melibatkan redaktur senior dan para manajer media dari Bali, Papua, Maluku Utara, Sumatera Barat, Aceh, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Jawa Barat, dan lain-lain.

 

Senior Editors Forum ini menekankan pentingnya kolaborasi nasional dan lintas negara di antara media, dan juga antara media dan masyarakat sipil, untuk mendorong inovasi, memperkuat keberlangsungan ekonomi, dan meningkatkan jangkauan kepada publik.

 

“Meski baru menghabiskan waktu sebentar di Indonesia, saya sudah terkesan dengan keterbukaan media dan masyarakat sipil untuk bekerjasama antara satu sama lain dan membentuk koalisi demi meraih tujuan bersama. Hal ini sangat sesuai dengan visi UNESCO, sebagai badan khusus PBB yang mengemban mandat untuk melindungi kebebasan berekspresi dan akses terhadap informasi. Kami bertujuan mempromosikan lingkungan yang kondusif bagi kerja media yang bebas, profesional, dan pluralistik melalui dukungan, pendekatan dan sinergi kami dengan aktor-aktor terkait,” jelas Maki Katsuno-Hayashikawa, Direktur UNESCO Jakarta.

 

Senior Editors Forum ini diselenggarakan bersama oleh Kantor Multisektoral Regional UNESCO di Jakarta dan Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, bekerjasama dengan Dewan Pers Indonesia, sebagai bagian dari dukungan secara berkelanjutan kepada masyarakat sipil dan sektor media di Indonesia.

 

Penulis : Agustinus Hari

Barta1.Com
Tags: jakartaPemilu 2024Senior Editors Forum 2023
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Next Post
589 Wisudawan Polimdo Dinyatakan Alumnus, Alexander Ingatkan Pengendalian Diri

589 Wisudawan Polimdo Dinyatakan Alumnus, Alexander Ingatkan Pengendalian Diri

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Pecatur Muda Memukau dan Ukir Prestasi di BNNP Sulut Cup 2026 18 April 2026
  • Usai Turnamen Catur Daerah, Kepala BNNP Sulut Tatap Event Nasional 18 April 2026
  • Halal Bihalal Jurusan AB Polimdo: Merajut Kebersamaan dalam Keberagaman 18 April 2026
  • WALHI Sulut Perkuat Gerakan Lingkungan, 18 Peserta Ikuti Pelatihan Community Organizer 2026 17 April 2026
  • Pegadaian Gelar “Mengetuk Pintu Langit”, Wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 17 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In