Manado, Barta1.com – Bidan adalah profesi yang mulia. Itulah yang disampaikan Merifa Rinny Mokoagow Amd Keb. Perempuan yang menjalankan profesinya sebagai Bidan di RSUD Kota Manado itu, menyebut seorang bidan tugasnya membantu proses kehamilan perempuan hingga melahirkan, serta memperhatikan kesehatan dari seorang ibu dan bayi yang baru dilahirkan.
“Menjadi seorang bidan itu bisa menumbuhkan jiwa sosial dan keibuan. Kemudian jenjang pendidikannya cepat, dan masa depannya cerah,” singkat perempuan kelahiran Wanga, 4 Mei 1993 ini.
Anak pertama dari dua bersaudara pasangan Arie Agus Mokoagow dan Femmy Pantow mengatakan, menjadi seorang bidan itu tak perlu takut, karena karirnya sangat luas.
“Saya sudah bertugas menjadi seorang bidan sejak tahun 2014 dan sangat menikmati pekerjaan yang mulia ini, sampai saat ini. Sebelum bertugas di RSUD Manado, saya sudah bekerja di RS Dian Harapan Jayapura dan dr JH Awaloei Tateli,” terangnya.
Berprofesi sebagai seorang bidan, Merifa berharap dirinya menjadi bagian dari bidan-bidan lainnya yang bisa membantu mengurangi angka kematian ibu dan bayi. “Ibu sehat, bayi selamat, dan bidan pun senang,” ucapnya sambil tersenyum.
“Dari tahun ke tahun berprofesi menjadi seorang bidan, membuat saya bisa menabung membantu usaha orang tua. Mengajak orang tua jalan-jalan, dan masih banyak lagi,” terangnya.
Selain itu juga, bisa membuka praktik mandiri, menolong orang banyak, serta bisa menjadi kebanggaan banyak orang dan dipandang positif dalam masyarakat. “Di sisi lain, ada kesulitan yang sering saya ditemukan di lapangan, yakni meninggalkan keluarga karena ditempatkan tugas dimana saja, kemudian siap menerima resiko dengan pekerjaan yang dilakukan,” pungkas jebolan Akademi Kebidanan Trinita Manado ini.
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post