Manado, Barta1.com – Nuansa pakaian adat menghiasi upacara bendera bagi civitas Politeknik Negeri Manado (Polimdo) memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Selasa (2/5/2023). Pimpinan hingga tenaga pendidik Polimdo terlihat menikmati akan kenyamanan menggunakan pakaian adat dari daerahnya masing-masing.
Bukan itu saja, berbagai nyanyian daerah pun berkumandang di upacara hardiknas tersebut. Dimana mahasiswa Polimdo asal Papua, menyanyikan lagu daerahnya yang berjudul Apuse Kokon Dao dan Yamko Rambe Yamko.
Direktur Polimdo, Dra Mareyke Alelo MBA kepada pimpinan, pendidik, kependidikan hingga mahasiswa Polimdo untuk tidak menyuarakan, panggilan Ale kepada mahasiswa Papua. “Saya memohon kepada kita semua untuk tidak memanggil Ale kepada adik-adik mahasiswa Papua. Panggil mereka sesuai dengan daerahnya, seperti adik, kaka, pace dan sebagainya. Sesuai, dengan kenyamanan meraka,” tegas Alelo.
Mendengar seruan Alelo, mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Polimdo asal Papua, Oges Jitmau menyambut baik apa yang disuarakan Direktur Polimdo. “Di kampus ini banyak yang memanggil kami Ale. Padahal Ale itu, panggilan bagi teman-teman kami asal Ambon. Jika kita Papua panggilannya sudara atau nama saja,” pinta Jitmau.
Jitmau juga menyampaikan, rasa terima kasihnya kepada pimpinan Polimdo yang memberikan kesempatan mahasiswa Papua untuk tampil kesekian kalinya di acara-acara besar seperti ini. “Saya dan teman-teman sangat senang menjadi bagian dari perayaan Hardiknas pada saat ini. Walaupun, persiapan kami belum matang. Namun kami sangat bahagia ada di sini,” tuturnya sembari menyebut sebanyak 20 mahasiswa Polimdo asal Papua yang ikut bernyanyi pada upacara Hardiknas ini.
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post