Manado, Barta1.com – Rapat pembahasan LKPJ Gubernur tahun 2022 antara Panitia Khusus (Pansus) DPRD bersama Satuan Perangkat Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Sulut telah dibuka Vonny Paat, selaku ketua pansus. Pembahasan dilaksanakan di Ruang Paripurna DPRD Sulut selama 3 hari, yakni Senin-Rabu (10-12/4/2023).
Pada pembukaan pembahasan LKPJ Gubernur tahun 2022 ini, SKPD Provinsi Sulut yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Steve Hartke Andries Kepel menerima berbagai masukan dari beberapa anggota pansus, yaitu Vonny Paat dan Yusra Alhabsy.
“Hari ini hanya pembukaan saja. Esok hari akan kami pertanyakan terkait laporan yang bapak sampaikan tadi. Dan kami Pansus meminta data yang pak sek sudah sampaikan, guna menyinkronkan dengan dokumen yang ada pada kami. Jangan sampai berbeda apa yang pa sek sampaikan dengan dokumen ini,” ujar Paat kepada Kepel.
Lanjut Paat, bahwa Pansus hanya mendengarkan penyampaian terkait urusan wajib. Sedangkan urusan pilihan dan bantuan belum disampaikan, dan tentunya Pansus percaya penjelasanya ada dalam dokumen yang telah diberikan oleh pihak SKPD. “Intinya hari ini, kami hanya mendengar pengantarnya saja dari pak sekprov. Nanti akan dipelajari penyampaiannya dan disesuaikan dengan dokumen yang ada,” ungkapnya.
Menyambung masukan Paat, anggota legislatif lainnya juga angkat bicara. Kali ini datangnya dari anggota Dapil Bolmong Raya, Yusra Alhabsy. Dia menyentil soal ketikan pada dokumen yang tidak terlihat. “Saya masih bisa membaca petikan kecil pada dokumen ini. Akan tetapi, bagaimana dengan anggota lainnya yang sudah tidak bisa membacanya,” tanyanya kepada Kepel.
“Kelihatan ilmu pihak SKPD yang menyusun dokumen ini lebih tinggi karena tulisannya semakin kecil. Diluar bercanda saya serius menanggapi soal tulisan di dokumen ini. Mohon disetarakan ilmunya pak, supaya kami juga bisa membacanya,” pinta Alhabsy lagi kepada Kepel.
Merespon tanggapan Alhabsy, langsung ditanggapi lagi oleh Paat. “Terima kasih pak Yusra atas masukannya. Sekprov kirannya ini diperhatikan. Di sini ada teks yang bisa dibaca ada juga tidak. Sekali lagi ini menjadi masukan yea pa Sekprov,” terang anggota Fraksi PDI Perjuangan ini. Setelah mendengarkan masukan dari Paat dan Alhabsy, Kepel langsung menjawabnya Siap.
Ikut hadir pada pembukaan pembahasan LKPJ Gubernur tahun 2022 ini sebanyak sebelas anggota pansus. Sedangkan SKPD Provinsi Sulut hadir lengkap personilnya.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post