Manado, Barta1.com – Setiap negara terus berlomba untuk mengembangkan sektor infrastrukturnya. Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu tolak ukur kemajuan suatu negara yang menunjukkan bahwa infrastruktur mempengaruhi beberapa aspek yang menentukan kemajuan negara seperti perekonomian dan akses antar wilayah.
Pembangunan infrastruktur sendiri memiliki sifat yang berkelanjutan. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan akan terus berkembang sejalan dengan waktu. Maka dari itu, Indonesia juga harus terus memajukan dan melakukan perkembangan dalam pembangunan agar dapat bersaing di dunia luar.
Seiring berkembangnya dunia, kebutuhan masyarakat menjadi lebih banyak, hal ini menuntut pembangunan infrastruktur yang ada untuk lebih efektif dan efisien.
Salah satu bentuk infrastruktur yang paling berdampak bagi masyarakat adalah bangunan. Bangunan merupakan hal umum yang ditemui dan menjadi tempat bagi manusia untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Seperti yang diketahui, bangunan tersusun oleh berbagai komponen seperti balok, kolom, pondasi, tembok, dan paving taman. Salah satu material dasar yang sering digunakan untuk membentuk komponen-komponen ini adalah beton.
Beton merupakan salah satu bahan bangunan komposit yang terdiri dari campuran agregat halus seperti pasir, agregat kasar seperti kerikil dan batu pecah, agregat lain, semen, dan air. Terkadang, admixture beton juga ditambahkan untuk menghasilkan beton dengan kondisi khusus.
Oleh karena itu maka Mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo) Jurusan Teknik Sipil program studi Kontruksi Bangunan Gedung pada sesi Mixing Day, mengikuti lomba kuat tekan beton di Petra Civil Expo 2023 dengan tema: Alteration for Maintaining Viable Infrastructure, sehinga seiring dengan perkembangan zaman, semakin banyak inovasi campuran beton yang ditemukan untuk menghasilkan beton yang lebih efektif dan efisien.
Kegiatan ini bertujuan untuk membuat campuran beton yang inovatif dengan merubah takaran mix designnya agar dapat menciptakan struktur yang kokoh sesuai dengan perancangan dan diharapkan peserta lomba dalam hal ini mahasiswa POLIMDO dapat memahami mengenai campuran dan cara pembuatan beton tipe low cement concrete, serta dapat memahami proses pembuatan beton bermutu tinggi. Sehingga dampaknya mahasiswa dapat mengeksplorasi kreativitas dalam pembuatan beton yang efektif, inovatif, ekonomis, ramah lingkungan dan bermutu tinggi.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam 2 bentuk yaitu Mixing day (offline) pada Jumat 17 Maret 2023 dan Testing day (online) pada 14 April 2023 bertempat di kampus Universitas Kristen Petra, Surabaya, Jawa Timur.
Menurut Ketua Jurusan Teknik Sipil, Ir Seska Nikolas MT bahwa kegiatan ini sangat baik sekali bagi mahasiswa karena dapat menguji kemampuan mahasiswa prodi kontruksi bangunan gedung terhadap apa yang sudah di ajarkan selama ini. “Untuk itu, kami mengutus 3 mahasiswa yaitu Lidya Gabriel Kaeng, Agung Pratama dan Merry Sisilia Moray,” ungkap Nikolas kepada Barta1.com Selasa (21/03/2023) lalu.
Dalam mengikuti kegiatan perlombaan itu, kata Nikolas, mahasiswa didampingi langsung dosen pembimbing Ventje Berty Slat ST MT yang merupakan Kepala Laboratorium Uji Material Jurusan Teknik Sipil.
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post