Manado, Barta1.com – Formasi ideal anak asuh Shin Tae-yong menghadapi Piala Asia U-20 mulai disiapkan. Tanpa pemain andalan lini tengah Marselino Ferdinan maka taktik dan susunan pemain Timnas Indonesia U-20 harus diatur sebaik mungkin.
Meski begitu, Shin Tae-yong sudah mempunyai bomber di lini depan untuk membela Timnas Indonesia. Mereka adalah Ronaldo Kwateh, Hokky Caraka, dan Ginanjar.
Melihat hasil turnamen mini dengan dua kekalahan dan satu kemenangan, mereka menampilkan performa cukup meyakinkan. Sementara di posisi penjaga gawang tentu masih akan dipercayakan Cahya Supriadi, pengalaman serta jam terbang sang pemain membuatnya jadi pilihan utama.
Cahya juga termasuk pemain andalan Thomas Doll di skuad utama Persija Jakarta musim ini, kehadirannya membuat lini bertahan bisa sedikit santai. Ditopang tiga bek tangguh di lini bertahan Garuda Nusantara, di antaranya Kakang Rudianto, Muhammad Ferrari dan Dimas Juliono.
Berlanjut ke lini tengah, sebanyak 4 pemain akan ditempatkan Shin Tae-yong di posisi ini, Arkhan Fikri dan Dony Tri Pamungkas jadi titik utamanya. Dengan Dzaki Asraf dan Zanadin Faris yang berbagi peran sebagai pendobrak lini bertahan lawan membuat tugas Akrhan dan Dony lebih fleksibel dalam mengirim umpan.
Peran Dony cukup vital, jika dilihat dari turnamen mini lalu sosoknya mampu memberi dampak signifikan bagi timnas dengan tidak adanya Marselino. Berlanjut di sektor penyerangan, trio Ronaldo Kwateh, Hokky Caraka dan Ginanjar Wahyu akan diandalkan sebagai mesin pencetak gol timnas U-20 Indonesia.
Para pemain ini sudah membuktikan kualitas mereka, kecuali Ronaldo Kwateh yang memang baru saja bergabung dengan pemusatan latihan. Menarik dinantikan bagaimana racikan strategi eks pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 Rusia itu, akankah efektif atau justru menjadi mesin bunuh diri.
Formasi : 3-4-3
Kiper: Cahya Supriadi
Bertahan: Kakang Rudianto, Muhammad Ferarri, Dimas Juliono
Tengah: Dzaki Asraf, Zanadin Fariz, Arkhan Fikri, Dony Tri Pamungkas
Depan: Ronaldo Kwateh, Hokky Caraka, Ginanjar
Timnas Indonesia U-20 akan mengikuti Piala Asia U-20 2023 di Uzbekistan pada 1-18 Maret mendatang. Adapun skuad Merah Putih dijadwalkan berangkat pada 24 Februari mendatang.
Ini seperti disampaikan Pelatih Timnas Indonesia U-20 Shin Tae-yong. Diduga, tim Merah Putih berangkat lebih awal berkaitan dengan proses adaptasi cuaca buat dilakukan.
Terlebih, skuad Garuda Nusantaraakan menghadapi lawan-lawan kuat. Berada di Grup A, Marselino Ferdinan dan kawan-kawan bakal menghadapi tim tuan rumah Uzbekistan, Irak, dan Suriah. Dalam kejuaraan tersebut, Irak jadi lawan pertama Timnas Indonesia U-20. Laga ini dimainkan di Stadion Lokomotiv Tashkent, Rabu (1/3/2023).
Kemudian Timnas Indonesia U-20 akan menantang Suriah, Sabtu (4/3/2023). Sama seperti debelumnya, duel dihelat di Stadion Lokomotiv Tashkent. Tuan rumah Uzbekistan jadi lawan pamungkas Timnas Indonesia U-20 di fase grup. Partai ini dimainkan di Stadion Istiqlol Fergana, Selasa (7/3/2023).
Adapun Piala Asia U-20 ini sebenarnya menjadi kualifikasi Piala Dunia U-20 2023. Berbeda dengan tim lain, Indonesia sudah dipastikan lolos karena statusnya adalah tuan tumah. Sebelum tampil di Piala Asia U-20 2023, Timnas Indonesia U-20 menggelar Turnamen Mini Internasional di Jakarta bersama tiga peserta Piala Dunia U-20 2023 yakni Fiji, Selandia Baru, dan Guatemala.
Dari tiga laga, Timnas Indonesia U-20 meraih satu kemenangan atas Fiji (4-0). Sementara dua lainnya menderita lkekalahan dari Selandia Baru (1-2) dan Guatemala (0-1).
Penulis : Agustinus Hari


Discussion about this post