Manado, Barta1.com – Suasana perayaan Tahun Baru Imlek masih dirasakan warga Tionghoa. Begitupun di Indonesia sendiri, apalagi di ibukota Sulawesi Utara, Manado. Perayaan hari raya dengan khas warna merah ini dirayakan sebagai bentuk ucapan syukur, serta mengharapkan rezeki yang lebih baik kedepannya.
Begitupun, Natasya Mandagie bersama keluarganya mengharapkan banyak perubahan di Tahun Baru Imlek 2574 ini. “Intinya, kita semua diberikan kelimpahan kesehatan, keuangan dan keberuntungan nantinya,” katanya, Senin (23/1/2023).
Hal yang paling berkesan pada Tahun Baru Imlek ini, kata dia, selain kesehatan yaitu berbagi angpau kepada sesama. “Bagi-bagi ampau paling ditunggu saat Imlek,” ungkap perempuan kelahiran Manado, 12 November 1999
Menurut anak kedua dari dua bersaudara, pasangan Franco Mandagie dan Siska Rawis ini, bahwa makna angpau merupakan simbol kepedulian kepada sesama, apalagi kepada mereka yang membutuhkan. “Berbagi angpau juga, merupakan wujud ucapan syukur atas rezeki yang kita dapatkan selama tahun kemarin,” terangnya sembari mengucapkan Gong Xi Fa Cai.
Untuk itu, selamat merayakan tahun baru: Gong Xi Fa Cai. Diketahui, hobi dari perempuan ini ialah bernyanyi dan jalan-jalan.
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post