Kritikus teater Amato Assagaf di tahun 2017 menyebut Stanley Entjaurau sebagai aktor yang memiliki kepekaan dan kesadaran akting yang kuat saat tampil dalam lakon “Museum’ karya Iverdixon Tinungki yang disutradarai Vick Chenore dan Aldes Sambalao dalam pentas perdana di Sanggar Kreatif menuju Festival Teater Nasional Jogyakarta.
Dramawan yang akrab disapa Tendu ini lahir di Manado, 21 Agustus 1987 dengan nama Stanley Entjaurau. Mulai terlibat dengan dunia teater semasa kuliah di Fakultas Sastra Universitas Sam Ratulangi Manado.
Setelah berkali-kali tampil sebagai aktor, penata musik, artistik dan busana di sejumlah pertunjukan di Sulawesi Utara, ia kemudian mulai menyutradarai teater. Lakon yang pernah disutradarainya antaranya “Metamocrazy” karya Dean Joe Kalalo bersama grup teater pemuda Remaja GMIM Maranatha Karame dalam rangka mengikuti PSR GMIM 2012, FSPG GMIM 2013, dan Festival Teater Taman Budaya 2013.
Menyutradarai “Lorka” karya Vick Chenorre bersama Teater PERMAK Manado pada FSPG GMIM 2014, FSPG GMIM 2015, Festival Teater Amurang 2015. Lalu bersama Teater Permak ia menyutradarai “Babel” karya Vick Chenorre pada Festival Teater Amurang 2016, PSR GMIM 2016, FSPG GMIM 2016.
Menyutradarai “Orang-Orang Terusir” karya Iverdixon Tinungki pada Festival Teater Balai Bahasa 2016, “Bleskem” karya Leonardo Axel pada Festival Teater Remaja Tangkasi 2017, “Malam Terakhir Pilatus” karya Iverdixon Tinungki pada FSPG GMIM 2018- bersama teater Permak Pemuda GMIM Maranatha Karame yang kemudian dipentaskan ulang pada Pentas Jalanan Kelurahan Karame 2018.
Sebagai asisten sutradara dalam lakon “Tarsi” karya Iverdixon Tinungki bersama Teater Pemuda GMIM Bethesda padaFSPG GMIM 2019. “Anak-anak Jerusalem” karya Iverdixon Tinungki untuk FSPG GMIM 2022.
Ia tampil sebagai aktor antaranya dalam lakon “Mata Tanah” karya dan sutradara Saul Ering 2010. “Metamocrazy” bersama Teater Club Fakultas Sastra Unsrat dalam Festival Teater Taman Budaya 2010 yang disutradarai Dean Joe Kalalo, “Lorka” sebagai sutradara sekaligus pemain, “Museum” karya Iverdixon Tinungki bersama Sanggar Kreatif Manado dalam Pekan Teater Nasional di Jogjakarta 2017,sutradara Vick Chenorre dan Aldes Sambalao, “Museum” karya Iverdixon Tinungki dalam pentas produksi MTH di gedung Mapalus kantor gubernur tahun 2019, sutradara Richard Juandy Salensehe. (*)
Penulis: Iverdixon Tinungki


Discussion about this post