Talaud, Barta1.com – Setiap daerah atau wilayah memiliki kekayaan alam yang berbeda-beda. Kabupaten Kepulauan Talaud, wilayah kepulauan di ujung utara Indonesia ini mewarisi kekayaan alam yang berlimpah. Salah satunya adalah mata air yang berada di bibir pantai.
Masyarakat Talaud menyebutnya Tiwud’da. Mata air ini dianggap ajaib dan keramat oleh masyarakat setempat.
Mengapa Tiwud’da dianggap ajaib dan keramat? Masyarakat Talaud memiliki kisah dan penjelasan tersendiri soal mata air ini.
Ober Pianaung, salah satu warga menerangkan mata air tersebut tidak seperti mata air pada umumnya.
“Nampak seperti sebuah keajaiban. Biasanya mata air berada di hutan atau dekat dengan aliran sungai. Tetapi Tiwud’da berada di bibir pantai dan kebanyakan letaknya jauh dari aliran sungai,” ungkap Pianaung.
Di beberapa tempat, Tiwud’da memiliki aliran yang lebih luas dan deras serta rasa yang berbeda. airnya lebih segar dan bisa dikonsumsi oleh warga setempat untuk melepas dahaga.
Erens Gumansalangi, salah satu tokoh adat di Talaud menerangkan mata air ini dianggap keramat dan sakti karena dapat menyembuhkan penyakit.
“Sebelum ada pengobatan secara medis seperti saat ini, mata air ini menjadi salah satu media pengobatan secara tradisional. Ada yang diminum, ada juga yang dipercikan dan dimandikan,” terangnya.
Bahkan, diyakini khasiat mata air tersebut diperkuat oleh kesaktian yang berasal dari penunggu atau penjaga yang menempati serta menjaga mata air tersebut.
Peliput : Evan Taarae


Discussion about this post