Manado, Barta1.com – Komisi 1 DPRD Sulut melakukan rapat dengan Dinas Kominfo Sulut, yang dipimpin Vonny Paat selaku ketua didampingi Wakil Ketua, Herol Kaawoan dan Sekretaris Komisi 1, Mohammad Wongso, di Ruang Komisi 1, Lantai 2 DPRD Sulut, Selasa (02/11/2021). Ikut hadir juga Anggota Komisi 1 yakni Fabian Kaloh, dan Johny Panambunan Hendrik Walukow.
Dinas Kominfo Sulut dihadiri langsung kadis, Christian Talumepa, dan didampingi Sekretaris Febe Moningka serta Staff yang mendampingi.
Herol Kaawoan menyampaikan Komisi Informasi Publik (KIP) di Sulut agar dikoordinasikan yang mungkin tahun depan akan melakukan iven prestisius. “Yang saya lihat tahun ini, kinerja KIP belum terdengar, belum maksimal. Tetapi tetap digaji atau dianggarkan oleh Kominfo. Jadi ini seperti gaji buta,” jelasnya.
Ia menambahkan, KIP kurang terdengar oleh masyarakat. “Dan kebetulan saya dilokasi. Ada masyarakat, bertanya dimana karyawan di kantor ini, kami mau melapor tapi tidak ada orang. Saya berharap kinerja KIP lebih baik,” ujarnya lagi.
Mendengarkan pertanyaan dari Anggota DPRD Sulut Dapil Minahasa-Tomohon ini, langsung ditanggapi oleh Sekretaris Kominfo Sulut, Febe Moningka menyebutkan erkait KIP, karena recofusing, dananya tinggal honor, dan tidak ada dana lain di KIP. “Mungkin karena itu agak menurun,” jawabnya.
Namun ditanggpi Herol lagi. “Tapi kan honornya Rp 10 juta untuk ketua, wakil ketua Rp8,5 juta, sedangkan anggota Rp8 juta.
Febe kembali menjawab, pembiayaannya hanya honornya saja, dan anggaran selesai di bulan Mei 2020. “Anggaran untuk sidang-sidang tidak ada,” tambah Febe.
Vonny Paat meminta, Dinas Kominfo Sulut segera menggelar proses pergantian Komisioner KIP yang baru. “Proses Komisioner KIP yang baru harus dipercepat,” pungkasnya.
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post