Manado, Barta1.com – Puluhan buruh sampah Kota Manado menggelar aksi damai di Kantor Wali Kota Manado, Rabu (24/2/2021). Aksi dilakukan bertepatan sedang digelarnya rapat paripurna penentapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih di Kantor DPRD Manado. Para buruh sampah yang melakukan aksi damai ini datang untuk bertemu dengan Pemkot Manado tapi tidak terpenuhi.
Sejumlah anggota DPRD Manado pun yang baru saja selesai mengikuti rapat paripurna penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado langsung berinisiatif menerima para pengunjuk rasa yang tertahan oleh aparat kepolisian.
Namun aksi tersebut langsung diterima beberapa wakil rakyat diantaranya, Jimmy Gosal (PDIP), Zakarias Tatukude (PDIP), Suharto Kiu (Gerindra), Bambang Hermawan (PAN), Abdul Wahid Ibrahim (PAN) dan Suyanto Yusuf (PKS).
Para pengunjuk rasa yang datang ini membawa beberepa tuntutan. Antara lain tentang upah yang belum diterima sejak Desember serta THR mereka yang belum dibayarkan Pemkot Manado. “Terima kasih kepada bapak-bapak anggota dewan yang sudah menerima kami untuk menyampaikan tuntutan gaji tiga bulan serta THR yang belum dibayarkan Pemkot Manado,” ungkap Yus Salindeho, seorang pengunjuk rasa.
Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Manado, Boby Daud menjelaskan bahwa masalah gaji para buruh sampah telah dianggarkan dalam APBD, namun terjadi pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19. “Kami juga menolak dengan adanya pengurangan buruh sampah yang terjadi dibeberapa kecamatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga akan mempertanyakan kepada Pemkot Manado soal hak para buruh sampah. “Bukan hanya para buruh sampah, namun juga guru honorer dan rohaniawan yang sampai saat ini belum terbayarkan,” ujarnya.
Aksi ini berakhir dengan tepuk tangan para pengunjuk rasa dan mereka pun membubarkan diri dengan aman dan damai.
Peliput : Randy Dilo


Discussion about this post