Talaud, Barta1.com – Sejumlah tokoh umat Muslim di Kabupaten Kepulauan Talaud mendukung keputusan pemerintah membubarkan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Front Pembela Islam (FPI).
Langkah tegas pemerintah pusat membubarkan Ormas FPI dengan mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang larangan kegiatan, penggunaan simbol dan atribut serta penghentian kegiatan Ormas FPI mendapat dukungan dari tokoh umat Muslim di wilayah perbatasan.
Mereka sangat setuju dengan keputusan yang diambil oleh pemerintah pusat yang dinilai sangat tepat dalan mempertahankan nilai bhineka tunggal ika di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Selain itu, mereka juga ikut merasakan keresahan akibat ulah Ormas FPI yang kerap melakukan kekerasan terhadap pemeluk agama lain yang mengatasnamakan umat Muslim.
Bahkan tak jarang anggota Ormas FPI harus berurusan dengan aparat Kepolisian akibat kegiatannya yang bertentangan dengan hukum. “Belum lama ini, aparat kepolisian berhasil menggagalkan kegiatan konferensi pers yang akan digelar oleh FPI untuk menjawab pernyataan pemerintah yang melarang keberadaan FPI. Saya mendukung penuh langkah pemerintah dalam rangka membubarkan FPI,” ujar H Kasim, pembina umat Muslim Mesjid Jabal Rahma Melonguane, Jumat (1/1/2021).
Hal serupa diucapkan oleh Haji (H) Santo Ali. Dirinya dengan tegas menolak Ormas FPÌ serta memberikan dukungan penuh kepada pemerintah terhadap pembubaran Ormas yang menurutnya sangat meresahkan masyarakat itu.
“Saya tidak suka dengan cara yang dilakukan oleh FPI yang bisa mengganggu keamanan antar umat beragama. Saya juga sangat mendukung tindakan tegas pemerintah dalam membubarkan ormas FPI,” tegasnya.
Terpisah, H Idris juga menyuarakan hal serupa. Pria yang akrab dengan warga Melonguane ini sangat menyayangkan kegiatan Ormas FPI yang lekat dengan tindakan kekerasan.
“Kegiatan yang dillakukan oleh FPI sering berujung kekerasan yang sering melukai hati saudara-saudara yang beragama lain. Ini merupakan tindakan yang tidak Pancasilais. Oleh karena itu saya mendukung penuh langkah tegas pemerintah dalam membubarkan ormas FPI,” ucap Idris.
Mereka juga mengimbau agar umat Muslim yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud terus menjaga dan mempererat tali silaturahim dengan warga masyarakat yang beragama lain agar keharmonisan dan kedamaian tetap terjaga sesama anak bangsa.
Peliput : Evan Taarae


Discussion about this post