Sangihe, Barta1.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Daerah Kepulauan Sangihe, bekerja sama dengan Forum Wartawan Sangihe menggelar Lomba Fotografi Diskominfo (LFD) 2020.
Lomba yang bakal dihelat sepanjang 25 November hingga 15 Desember ini, diharapkan mampu menggelitik lagi kreatifitas para juru jepret Sangihe dalam melihat kondisi sosial yang ada di Sangihe, lebih fokus lagi terkait Covid-19.
Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Daerah Kepulauan Sangihe, Drs. Sukardi Adilang ketika ditemui awak media, Jumat (27/11/2020) menyebutkan jika lomba bertajuk ‘Pahlawan Pembangunan Sangihe ditengah Pandemi Covid-19’ ini, merupakan apresiasi Pemkab, terhadap figur-figur yang punya kontribusi penting dan menjadi ujung tombak masyarakat dalam membangun Sangihe, baik secara ekonomi melalui pelbagai sektor pembangunan daerah, maupun secara moral.
“Ada banyak figur-figur masyarakat yang sebenarnya turut berperan dalam membantu pemerintah melewati masa-masa sulit diawal pandemi Covid-19 di Sangihe, dan mereka tentu perlu diberikan apresiasi sebesar-besarnya,” ungkap Adilang.
Selain itu dirinyapun berharap, lomba ini bisa menampilkan pembangunan daerah dengan karya-karya menarik diberbagai sektor seperti pertanian, perikanan, kelautan, parawisata, dan sektor lainnya, untuk sama-sama menunjukan bahwa semangat tau (Baca : Masyarakat) Sangihe tidak mengendur, meski dihadang tembok pandemi Covid-19 diberbagai arah.
“Ada banyak sektor yang kemudian berkembang sebegitu pesat, yang membuktikan bahwa Kabupaten Kepulauan Sangihe tidak larut dalam pandemi, dan selalu mampu bangkit, sesuai slogan Somahe Kai Kehage (Baca : Badai Adalah Tantangan),” kuncinya.
Sementara itu, Ketua Panitia LFD 2020, Ronny Serang berharap agar lomba yang sedianya sudah dimulai sejak tanggal 25 November 2020 ini dapat diikuti oleh kaum muda Sangihe, untuk menunjukan seberapa besar kreativitas kaum muda Sangihe dalam menopang pembangunan di Sangihe.
“Fotografi bukan sekedar persoalan ambil alat foto lantas dijepret, tapi bagaimana pemotret bisa melihat kondisi sosial dan mengabadikannya, lantas menjadikannya edukasi yang bernilai tinggi kepada masyarakat yang lain,” sebut Serang
Untuk itu, melalui lomba ini diharapkan bisa muncul pahlawan-pahlawan pembangunan Sangihe yang selama ini kurang ter-expose. “Lantas melalui edukasi visual, hal ini bisa menjadi penyokong moral masyarakat, bahwa pandemi Covid-19 tidak seharusnya menjadi penghalang masyarakat untuk melanjutkan pembangunan Sangihe lewat sektor-sektor kreatif lain yang tidak menyalahi aturan protap Covid-19,” kuncinya.
Peliput : Rendy Saselah


Discussion about this post