• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, April 24, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Nasional

TPF AMSI Kumpul Informasi, Pembunuh Demas Laira Lebih dari Satu

by Agustinus Hari
26 Agustus 2020
in Nasional, News
0
TPF AMSI Kumpul Informasi, Pembunuh Demas Laira Lebih dari Satu

TPF AMSI untuk kasus kematian jurnalis Sulawesion.com, Demas Laira melakukan pertemuan di Mamuju, Selasa (25/8/2020). (foto: amsi)

0
SHARES
104
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mamuju Tengah, Barta1.com – Sejak hari Minggu, 23 Agustus 2020, Tim Pencari Fakta (TPF) Demas Laira, masih terus bekerja di lapangan. Tim TPF yang dipimpin Ketua Anhar yang juga Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Barat, terus mengumpulkan keterangan.

Tim berpencar di Mamuju Tengah (Mateng) dan Mamuju mengumpulkan semua informasi terkait kematian Demas Laira. Hingga hari ini, Selasa 25 Agustus 2020, TPF telah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Karosso, juga mendatangi beberapa saksi di TKP.

TPF juga mendatangi kediaman Demas Laira di Desa Bambadaru, Kecamatan Tobada, Kabupaten Mamuju Tengah. Di sini, TPF meminta keterangan dari keluarga soal kapan terakhir komunikasi dengan almarhum sebelum ditemukan meninggal dunia.

“Selain di Mateng, ada juga tim di Mamuju sedang bekerja. Tim Mamuju ini juga mengumpulkan informasi terkait perkembangan penyelidikan kasus Demas Laira,” kata Anhar, Rabu (26/8/2020).

Anhar mengatakan, TPF juga telah menemui Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Budi Sampurna, dan meminta kepolisian terbuka dalam mengungakap kasus katian Demas Laira, yang kemudian oleh Kapolda Sulbar tegas menyampaikan akan bekerja maksimal dalam mengungkap kasus Demas Laira.

“Kami bersama sejumlah kawan bertemu Kapolda Sulbar (24/8/2020) meminta agar terbuka dalam mengungkap kasus Demas Laira, sehingga publik juga tahu apa sesunggunya motif hingga meninggalnya Demas Laira secara tragis. Kemudian Kapolda Sulbar menyampaikan bahwa telah ada titik terang dan akan disampaikan ke publik hasilnya jika sudah pasti,” kata Anhar.

Lanjut kata Anhar, pihaknya pasti sangat mendukung kepolisian agar segera mengungkap dengan jelas kasus kematian Demas Laira, biar jernih di masyarakat dan motifnya kita ketahui bersama. Meski hampir sama dugaan TPF dengan kepolisian bahwa perkiraan pelaku lebih dari satu orang dan tidak berhubungan dengan profesinya tentu itu bukan hasil final dan kita tunggu pastinya diumumkan, bukan kira-kira.

“Sampai saat ini kami terus mengumpulkan informasi, termasuk kebiasaan dan teman korban. Semoga segera terungkap motifnya dan publik bisa mengetahuinya,” jelas Anhar.

TPF AMSI

Pasca meninggalnya Demas Laira, AMSI sebagai organisasi bernaungnya media online Sulawesion.com, tempat bekerja korban, membentuk Tim Pencari Fakta (TPF).

Tugas utama tim ini melakukan pencarian fakta secara langsung dan akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat. Lalu mengumpulkan dan memverifikasi informasi sebanyak mungkin, serta akan terus mencermati perkembangan penanganan kasus kematian Demas Laira.

TPF dipimpin oleh Anhar, Ketua AMSI Wilayah Sulawesi Barat bersama Agust Hari Ketua AMSI Sulawesi Utara, Erwin Bahar Ketua AMSI Sulawesi Selatan serta Supardi Bado Pemimpin Redaksi Sulawesion.com. Supardi juga ikut terjun ke tempat kejadian perkara (TKP) bergabung dengan rekan-rekan AMSI Sulawesi Barat.

Tim ini dibackup anggota AMSI Sulawesi Barat dan juga organisasi dan individu lain yang mau bergabung, disupervisi Upi Asmaradhana.

Selain pengumpulan fakta di lapangan, TPF juga membuka posko aduan bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait korban. Posko ini untuk menampung informasi-informasi. Posko terletak di Kantor AMSI Wilayah Sulbar, Jalan Soekarno-Hatta (cafe Almira) depan SMA 2 Mamuju, Sulbar. Atau dapat melalui whatsapp di no 085379453003 (Ketua AMSI Sulbar).

Penulis : Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: Demas LairaTPF AMSI
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Legislator Sulut Kritisi Pengadaan dan Penyaluran Beras Bagi Masyarakat

Legislator Sulut Kritisi Pengadaan dan Penyaluran Beras Bagi Masyarakat

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Kasus Bantuan Bencana Gunung Ruang: GERAK Amati Surat Rekomendasi 6 Toko Bangunan 24 April 2026
  • Akreditasi Unggul Diraih, Mahasiswa Informatika Polimdo Percaya Diri Dalam Persaingan 24 April 2026
  • Petinggi BSG ‘Dikuliti’ Kejati Sulut Soal Dugaan Korupsi CSR, Kapan Dirut? 24 April 2026
  • Gubernur Yulius Angkat Isu Lingkungan di Paripurna, 5.000 Warga Koha Krisis Air Bersih 24 April 2026
  • PLN UP3 Gorontalo Gelar Apel Serentak, Akselerasi Layanan dan Jamin Keandalan Pasokan Listrik 24 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In