Manado, Barta1.com – Di depan Panglima Kodam (Pangdam) XIII Merdeka Manado dan jajarannya, Ketua Bawaslu Sulut, Herwyn Malonda mengatakan berjalannya tahapan Pilkada 2020, tak lepas peran dari semua pihak.
Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu maupun TNI dan Polri harus sering melakukan komunikasi agar menciptakan suasana aman, nyaman dan kondusif bagi penyelengara, pemilih dan pihak pengamanan.
“Peran TNI dan Polri dalam Pilkada 2020 nanti sangat diperlukan. Guna memberikan jaminan kepada masyarakat dalam ketertiban dan keselamatan masyarakat sebagai pemilih. Kiranya TNI dan penyelenggara pemilu dapat mengotimalkan protokol kesehatan kepada pemilih,” kata Herwyn dalam acara di Makodam XIII Merdeka Manado, Rabu (29/7/2020).
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) pada Pilkada 2020 nanti, Sulut masih rawan dengan berbagai pelanggaran pemilu. untuk itu, perlu adanya pencegahan, penanganan dan penindakan secara umum.
“Kami percaya dengan adanya dukungan dan peran pengamanan dari TNI dan Polri bisa membantu keamanan nantinya. Saya perlu menegaskan agar TNI dan Polri bisa menjaga akan netralitasnya, tidak melibatkan dirinya dalam kebijakan dan politik praktis,” ujarnya.
Penyampaian Ketua Bawaslu Sulut, Herwyn Malonda di depan anggota TNI yang bertugas di Makodam XIII berjumlah 30 orang baik secara tatap muka maupun melalui vidio conference mengunakan protokol kesehatan, dengan menjaga jarak dan mengunakan masker.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post