Bitung, Barta1.com – Masyarakat Wangurer Timur, Barat dan Utara menggelar deklarasi dan pelantikan Relawan Mawar Timbara For Maurits Mantiri (MM) dan Hengky Honandar (MM-HH), di River Side, Manembo-nembo Bitung, Sabtu (4/7/2020).
50 Relawan Mawar Timbara yang hadir dilantik langsung oleh Maurits Mantiri didampingi Ketua Panitia Umum Relawan MM-HH se-Kota Bitung, Togi Sihol, Pengacara Michael Jacobus dan Ketua Wilayah Relawan Mawar Timbara, Welmi Lahinda.
“Sebenarnya acara pelantikan dan deklarasi ini akan dilaksankan dari jauh-jauh hari akan tetapi terkendala dengan adanya pandemi Covid-19. Akan tetapi, hari ini diijinkan Tuhan untuk bisa melaksanakan deklarasi dan pelantikan for Maurits Mantiri dan Hengky Honandar,” ujar Ketua Wilayah Relawan Mawar Timbara, Welmi Lahinda.
Sebenarnya kata dia, hari ini jika tidak ada pandemi, 80% masyarakat yang tergabung dengan Relawan Mawar Timbara akan datang. Akan tetapi terkendala dengan dengan adanya virus Corona, jadi hanya sebagian yang datang.
“Mulai hari ini, kami akan mendukung seseorang yang sering mendengarkan keluhan masyarakat. Seseorang yang suka berbaur dengan masyarakat. Dan seseorang yang selalu ada disaat masyarakat susah. Maurits adalah kita. Pak Maurits adalah teladan bagi kami,” ujarnya.
Sedangkan Ketua DPC PDIP Bitung, Maurits Mantiri mengatakan Relawan Mawar Tambara hari ini sudah dilantik, mari jalani suka dan duka dalam perjuangan guna menuju Kota Bitung yang lebih baik.
“Masih banyak yang harus diperhatikan di Kota Bitung. yang sampai saat ini belum terlaksanakan diantaranya kependudukan, pangan dan pendidikan,” ujarnya di depan relawan.
Ia menambahkan, ada masyarakat yang belum nikah, belum punya kartu keluarga dan kartu tanda penduduk (KTP), sebenarnya ini permasalahan yang gampang untuk diselesaikan. Ada banyak masyarakat yang datang ke rumah mengeluhkan, ketika ditelusuri di lapangan ternyata pihak lurah dan kepala lingkungan kurang bekerja.
“Jika saya akan turun di lapangan nanti dan mendapatkan masalah seperti ini lagi. Pastinya lurah dan pala akan mendapatkan sanksi,” kata Maurits lagi.
Kini, jika ada yang mau mengeluhkan masalah kependudukan, pangan dan pendidikan. “Rumah saya terbuka bagi siapa saja. Dan saya akan perjuangkan masalahnya. Terkait bahan pangan masyarakat, ketika pandemi masyarakat terlihat kewalahan akan ketahanan pangan. Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat mari memanfaatkan lahan kita untuk bertanam guna ketahanan pangan. Kemudian terkait pendidikan. Pendidikan bagi anak-anak di Kota Bitung harus diutamakan dan perlu menjadi perhatian khusus,” tuturnya.
Panasehat Hukum, Michael Jacobus mengatakan Maurits Mantiri adalah orang yang suka membaur dan mendengarkan akan keluhan masyarakat. “Pak Maurits adalah orang lapangan dan tahu setiap masalah di masyarakat. Saya kenal dekat dengan Pak Maurits Mantiri. Ia orang yang suka melayani, dia lahir dari tokoh kepemudaan. Sebelum masuk dunia politik Pak Maurits banyak terlibat dalam pelayanan,” ujarnya.
Pak Maurits bukan pemimpin terlihat baik ketika mendekati Pilkada. Ada calon ketika mendekati pilkada baru terlihat baik. Dan cara seperti itu bukan cara Pak Maurits.
Dalam Deklarasi dan pelantikan. Maurits Mantiri yang juga Wakil Wali Kota Bitung ini ikut didoakan Pdt Itha Umboh.
Peliput : Meikel Pontolondo

Discussion about this post