Festival tahunan seni Pemuda dan Remaja GMIM telah memicu pertumbuhan grup teater di lingkungan gereja di Sulawesi Utara (Sulut). Di lain sisi melahirkan banyak talenta besar dan aktris-aktris berbakat.
Maureen Betty Kimberly Lumempouw, gadis kelahiran Jakarta, 27 Maret 1996, tak menyangka bisa melangkah ke panggung teater. Dorongan teman-temannya di lingkup pemuda GMIM Petra Mahakeret, Teling, Manado membuat ia memberanikan diri bergabung dengan grup teater gerejanya.
“Terus terang saya tidak yakin bisa berperan dalam lakon yang sedang dipersiapkan teman-teman Komisi Pemuda. Saya benar-benar awam di dunia pemeranan,” ungkap gadis yang baru menyelesaikan study S1, Program Studi International Business Administration, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sam Ratulangi Manado itu.
Namun puji Tuhan, kata dia, ternyata bisa. “Berteater di lingkungan gereja itu sangat menyenangkan, apalagi lakon yang dipentaskan bernuansa kristiani,” ujar Maureen –sapaan akrabnya saat diwawancari Barta1.com, belum lama.
Menjadikan teater sebagai media penyampaian Firman sekaligus sarana pemuliaan Tuhan itu keren. Apalagi di lingkungan kaum muda gerejani yang berada pada masa-masa pengembangan eksistensi diri.
“Menariknya, di sana kita bisa belajar karakter sekaligus mengasah bakat yang ada,” ungkap bungsu dari 2 bersaudara pasangan Rudyard Adlin Riswan Lumempouw dan Sterry Yvonne Lumempouw ini.
Pehobi renang, menyanyi, membaca buku dan menonton film ini mengaku baru 2 kali ikut pentas. “Pertama kali pentas di gereja kami. Kemudian ikut pentas dalam Festival Teater Pemuda GMIM 2019, berperan sebagai tokoh Amimen dalam drama kolosal Anak-anak Jerusalem,” kata dia.
Ibunya sempat khawatir setelah menyaksikan pertunjukan pertama lakon Anak-anak Jerusalem yang dinilainya terlalu keras, ungkap dia. “Beruntung ibu kemudian mendukung penuh kehadiran saya dalam lakon itu sehingga saya menjadi lebih percaya diri dalam berperan,” kisahnya.
Lewat organisasi teater, kata Maureen, dia bertemu banyak sahabat dari berbagai gereja. “Saya merasa kawan-kawan teater itu kalau berteman mereka tulus, suka saling membantu dan memotifasi. Jadi asyiklah dunia persahabatan dalam teater. Saya juga bisa mengenal banyak orang-orang hebat di bidang seni,” ungkapnya.
Di gerejanya, Maureen menjabat sebagai anggota Komisi Pelayanan Pemuda GMIM Petra Mahakeret periode 2018-2021. Prestasi lainnya, pernah menjabat sebagai Ketua OSIS di SMA negeri 9 Manado Tahun 2012-2013 dan anggota Paskibraka Kota Manado Tahun 2013.
“Pengalaman pentas di FSPG 2019 berperan sebagai Amimen dalam lakon Anak-anak Jerusalem bagi saya adalah kenangan yang indah dan tak terlupakan. Terima kasih untuk sutradara Abang Ungke Vick Chennorre yang telah menuntun saya hingga bisa memerani peran yang sulit itu,” imbuh dia.
Penulis: Iverdixon Tinungki

Discussion about this post