Pemerintah Kota Manado melangsungkan pertemuan tingkat tinggi High Level Meeting bersama manajemen Holding Destination Asia Indonesia pada Rabu (21/10/2026) di kantor pusat Destination Asia, Denpasar, Bali, guna memperkuat penetrasi pariwisata bahari kawasan Indonesia Timur.
Delegasi Pemerintah Kota Manado dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Manado, dr Richard Sualang, dengan didampingi Kepala Bapperida Kota Manado Marcos Kairupan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado Jefry Worang, Direktur Eksekutif Manado Tourism Board Felix Palenewen serta perwakilan Bagian Perencanaan Dinas Pariwisata Kota Manado Candra Pomantouw.

Pertemuan bernilai strategis yang mengusung tema utama “Manado Readiness to Welcome Cruise Ships” tersebut diterima oleh pimpinan tertinggi Holding Destination Asia Indonesia, yakni Managing Head Director of Indonesia Ketut Sediya Yasa dan Cruise Manager of Indonesia Agus Jaya Susila beserta jajaran manajemen.
Langkah penguatan sektor bahari ini sejalan dengan statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara yang mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke daerah ini mencapai 8.952 kunjungan pada Mei 2026, yang menegaskan potensi besar bagi masuknya kapal pesiar internasional.

Sualang menyampaikan pemaparan komprehensif mengenai perkembangan Kota Manado sebagai pusat perdagangan, jasa dan pintu gerbang pariwisata di Indonesia Timur yang terus menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Dalam forum tersebut, Sualang menekankan program prioritas penataan kota melalui konsep Waterfront City untuk mengubah wajah kota dari yang dulunya membelakangi laut menjadi menjadikan kawasan pesisir sebagai halaman depan (front yard) Kota Manado.

”Sebagai kota yang berada tepat di bibir Teluk Manado, pengembangan Waterfront City bukan sekadar urusan estetika. Ini adalah upaya nyata dalam penguatan struktur ekonomi daerah, peningkatan ketahanan lingkungan, serta pembangunan pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism),” kata Sualang.
Menanggapi pemaparan tersebut, CEO Destination Asia Indonesia Ketut Sediya Yasa mengapresiasi kesiapan Pemkot Manado, di mana lembaga internasional ini telah merancang penjajakan paket tur ekskursi darat (shore excursions) bagi penumpang kapal pesiar internasional di Sulawesi sejak tahun 2012.

Sebagai komitmen sinergi, Destination Asia Indonesia menyusun penjadwalan kedatangan kapal pesiar (cruise ship layover scheduling) serta menyiapkan ragam paket destinasi unggulan seperti Klenteng Ban Hin Kiong, Malalayang Beach Walk (MBW), Pasar Bersehati dan kawasan ekonomi kreatif di sepanjang Teluk Manado.
Guna menunjang kelancaran alur pelayaran kapal pesiar internasional (international cruise ship routes), Pemerintah Kota Manado memperluas kapasitas pelabuhan pariwisata daerah agar mampu memenuhi standar internasional keselamatan serta kenyamanan turis mancanegara. (**)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post