Manado, Barta1.com – DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama Dinas Kebudayaan, termasuk UPTD Museum, Dinas Aset Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta pemerintah kecamatan hingga kelurahan, turun langsung meninjau talud Museum Sulut yang diduga telah memasuki lahan milik pemohon, Meity Panani, Senin (12/10/2026).
Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Sulut, Berty Kapojos, bersama Ketua Komisi IV, Vonny Paat. Kunjungan lapangan ini merupakan tindak lanjut dari rapat dengar pendapat (RDP) yang sebelumnya telah dilaksanakan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.
Namun, dalam kunjungan kali ini, pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) tidak hadir. Menanggapi hal itu, Meity Panani kepada Barta1.com menyampaikan bahwa peninjauan lapangan kemungkinan akan kembali dilakukan dengan melibatkan pihak BPN.
“Iya, kunjungan sudah dilakukan, namun belum ada BPN. Mungkin akan dilakukan kembali,” ungkap Meity.
Sementara itu, Berty Kapojos, menjelaskan bahwa ketidakhadiran pihak BPN disebabkan adanya agenda rapat bersama kementerian yang turut dihadiri Komisi II DPR RI.
“Dalam rapat BPN bersama kementerian, ada juga Komisi II DPR RI yang hadir. Jadi, ketidakhadiran BPN karena mereka ada pertemuan,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post