Manado, Barta1.com —Mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo), khususnya Jurusan Teknik Elektro, kembali menghadirkan inovasi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, mereka mengembangkan “Pembuatan Kolam Terpal Cerdas untuk Peningkatan Kesejahteraan dan Kemandirian Finansial” yang dilaksanakan di lingkungan Kampus Polimdo sejak Juni hingga September 2026.

Inovasi tersebut merupakan bagian dari pengembangan Unit Usaha Mahasiswa berbasis Kolam Terpal Cerdas. Kegiatan ini melibatkan sejumlah mahasiswa, yakni Cicilia Esthya Angelia, Juan Febrian Bokong, Rio Giovano Andreas Palar, Reggio Aloanis, Gabriel Axl Yehezkiel Mambu, Gita Meylani Pontoh, Virnie Marchyella Pandelaki, Devinco Roring, Claudya Dewi Sengkay, dan Priti Anna Legi.
Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa didampingi oleh dosen pembimbing Donal Bastian Noya, SST., MT., dan Ir. Alfres S. Wauran, ST., M.Kom. Sementara itu, kegiatan ini dikembangkan dengan dukungan Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Polimdo, Ir. Rudolf E. G. Mait, ST., MT., IPM., ASEAN Eng.
Donal, selaku dosen pembimbing kegiatan pengabdian mahasiswa, mengatakan inovasi tersebut dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus mendorong kemandirian finansial kelompok usaha mahasiswa di lingkungan Kampus Polimdo.

“Untuk menunjang hal tersebut, ada berbagai hal yang dilakukan, berupa pembuatan kolam ikan dengan struktur kolam model terpal, kemudian pembuatan sistem kontrol cerdas untuk distribusi air kolam. Selanjutnya, dilakukan proses filtrasi air, pemberian pakan ikan, serta penerapan berbasis PLTS,” jelasnya.
Menurut Donal, tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama menjalani masa studi di Polimdo.
“Kiranya juga, apa yang telah dilakukan ini bisa diterapkan pada usaha budidaya ikan air tawar dengan menggunakan teknologi tepat guna,” tuturnya.
Sementara itu, Cicilia Esthya Angelia selaku ketua tim peneliti menjelaskan, kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk mengembangkan keterampilan teknis dan kewirausahaan mahasiswa melalui pemanfaatan teknologi tepat guna yang dapat diterapkan dalam budidaya ikan.
Menurutnya, kegiatan ini memiliki sejumlah tujuan, di antaranya membentuk unit usaha mahasiswa berbasis kolam terpal cerdas, meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam perancangan, pembuatan, hingga pemasaran produk teknologi tepat guna, serta menerapkan teknologi Internet of Things (IoT).
Selain itu, inovasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan budidaya ikan melalui sistem monitoring kualitas air dan pemberian pakan secara otomatis, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan dan kemandirian finansial mahasiswa.
“Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari persiapan, identifikasi kebutuhan, perancangan dan pembuatan kolam terpal cerdas, perakitan dan penyempurnaan sistem, pelatihan dan pendampingan, penerapan IoT, hingga pengujian monitoring kualitas air dan pemberian pakan otomatis,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo

Discussion about this post