Manado, Barta1.com – Permasalahan infrastruktur lingkungan, khususnya sistem drainase, seringkali dipandang sebelah mata meski dampaknya bisa memicu risiko keselamatan jiwa yang serius. Menjawab persoalan mendesak tersebut, Politeknik Negeri Manado (Polimdo) melaksanakan program Skema Pengabdian Berbasis Masyarakat (PBM) dengan fokus pada optimalisasi drainase di Perumahan Politeknik Indah, Kelurahan Kairagi dua, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Senin, 3 Agustus 2026.

Kegiatan pengabdian ini dipimpin langsung oleh tim penanggung jawab kegiatan yang terdiri dari para akademisi Polimdo. Tim pengabdi ini diketuai oleh Ir. Julius Everhart Tenda.,MT, dan didampingi oleh anggota tim dosen lainnya, yakni Ir. Merci Freki Hosang, S.ST.,MT, Adriana Karundeng, S.Pd., M.T, dan Dwars Soukotta, M.Ars.
Guna memaksimalkan transfer ilmu dan penerapan praktik lapangan, kegiatan ini turut melibatkan secara aktif para mahasiswa dari Program Studi S.Tr Konstruksi Bangunan Gedung, yaitu Abelita Landemey Timbuleng, Sostenes Bambang Wangke, Marselino Danel, Jeremias Caraen, dan Yehezkiel TS Sumantri.

Sebelumnya, kondisi sistem drainase di kawasan perumahan tersebut sangat memprihatinkan. Penutup saluran yang ada telah mengalami kerusakan parah berupa retak, pecah, hingga membentuk lubang yang terbuka. Pada musim hujan, lubang-lubang tersebut tidak terlihat karena tertutup oleh genangan air keruh. Kondisi infrastruktur yang buruk ini pernah memicu kecelakaan fatal, di mana seorang anak terseret arus genangan air hingga masuk ke dalam lubang saluran.

Merespons tingkat bahaya tersebut, tim pengabdi turun ke lokasi untuk melaksanakan kegiatan dari Senin, 27 Juli hingga Jumat, 31 Juli 2026. Intervensi infrastruktur yang dilakukan meliputi pembuatan pelat beton bertulang (tebal 10 cm, panjang 20 m, dan lebar 0,9 m) untuk menutup saluran yang berlubang, serta pembangunan pagar pengaman (panjang 335 cm, tinggi 90 cm) di sisi saluran yang berbatasan dengan sungai agar warga terhindar dari risiko terperosok.

Kajian Literatur: Drainase Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat.
Dalam memperkaya khazanah ilmu pengetahuan, pendekatan yang dilakukan oleh tim pengabdi Polimdo berakar pada kajian literatur terkait tata kelola lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Menurut kajian Swanepoel dan De Beer (2011) dalam literatur “Community Development”, penyelesaian masalah lingkungan akan jauh lebih efektif dan berkesinambungan apabila masyarakat dilibatkan secara langsung. Pendekatan partisipatif ini memutus siklus ketidakpedulian dan menumbuhkan rasa kepemilikan warga terhadap fasilitas umum.
Secara teknis, intervensi infrastruktur ini juga sangat relevan dengan studi penanganan banjir dan genangan berbasis komunitas. Sebagaimana temuan riset Anggraini dkk. (2026) mengenai pendampingan teknis penanganan genangan di tingkat kelurahan, kolaborasi antara akademisi dan warga sangat esensial untuk mencegah dampak destruktif dari infrastruktur yang tidak memadai. Mengingat Kecamatan Mapanget merupakan kawasan yang berkembang pesat dengan mobilitas tinggi (merujuk data BPS Kota Manado, 2025), pemeliharaan drainase yang mengutamakan keamanan publik (public safety) dan tata kelola sistematis menjadi sebuah keharusan agar kualitas hidup warga tetap terjamin.
Membangun Kesadaran Lingkungan Melalui Literasi SDGs
Lebih dari sekadar membangun fisik, proyek ini menyisipkan nilai literasi pembangunan berkelanjutan. Tim Polimdo mengadopsi metode partisipatif berbasis masyarakat mulai dari identifikasi masalah hingga gotong royong untuk menjamin keberlanjutan program.
Sebagai tambahan literasi, revitalisasi drainase ini berkontribusi langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:
Kehidupan Sehat dan Sanitasi Layak (SDG 3 & SDG 6): Mengeliminasi risiko kecelakaan warga dan mengoptimalkan fungsi sanitasi lingkungan.
Permukiman Berkelanjutan dan Tangguh Iklim (SDG 11 & SDG 13): Memperkuat resiliensi kawasan permukiman terhadap ancaman genangan air hujan.
Menjaga Ekosistem Perairan (SDG 14): Mengedukasi masyarakat terkait pemilahan sampah dan larangan membuang limbah ke saluran air guna mencegah pencemaran ekosistem sungai dan laut.
Komitmen Penuh Akademisi Polimdo
Sebagai bentuk komitmen nyata institusi dalam mengabdi kepada masyarakat, Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Manado turut menugaskan puluhan tenaga pendidiknya dalam Skema Pengabdian Berbasis Masyarakat ini.
Berikut adalah daftar 52 dosen yang ikut mengambil bagian dan ditugaskan dalam kegiatan tersebut: Prof.Dr.Ir. Debby Willar, ST,M.Eng.Sc, Dr. Ir. Jeanely Rangkang, M.Eng.Sc, Dr. Teddy Takaendengan, ST, MT, Dr.Ir. Tampanatu P. F. Sompie, ST,M.Eng.Mgmt,
Syanne Pangemanan, ST, M.Eng, Estrellita Varina Yanti Waney, ST, M.Eng.Mgmt dan Dr. Ir. Barakati Karel Manginsihi, MT, Dra. Endah Pangestuti Haryono, M.Ed, Sudarno, ST, MT, Fery Sondakh, ST, MT, Novatus Senduk, ST.,MT, Dr.Ir. Sherley Runtunuwu, ST, MT, Seska Nicolaas, ST., MT, Dr. Febriane Paulina Makalew, ST, MUDD, Rudolf Estephanus Golioth Mait, ST, MT, Dr. Rilya Rumbayan, ST. M.Eng, Ir. Wellem Toad, MT,
Noldie E. Kondoj, ST, MT, Ir. Trio Pendekar Lonan, ST, MT, Helen Grace Mantiri, SST, MT, Ahmad Yani Abas, SST.,MT, dan Dr.Ir. Carter David Erens Kandou, ST, MT.
Selain itu, ada juga Dr.Sandri Linna Sengkey, ST.,MT, Vicky Alexander Assa, SST, MT, Mycle Marcelino Wala, ST, MT, Dr.Ir. Reiner Willsen Tampi, SST.,MT, Dr.Ir. Herman Alfis Tumengkol, SST.,MT, Dr. Ir. Beldie Aryona Tombeg, ST, M.Ars, Deby Christiani Sendow, SS.,M.Pd, Dr.Ir. Don Radius Gerald Kabo, SST, MT
Dr. Ir. Denny Boy Pinasang, SST.,MT, Ir. John Theodorus Harahap, MT, Mario Marthen Luther Moningka, ST.,MT
Dr. Olivia Moningka, ST, M.Ars, Ir. Josef Arnoldus Johni Sumajouw, ST, MT
Sudenroy Mentang, SST, MT
Ventje B. Slat, ST.,MT
Ir. Deyke Junita Femeli Mandang, ST,MM
Ir. Fandel Maluw, SST.,MT
Merryany Theovanny Bawole, SH.,MH, Cyntha Tendean, ST.,MT, Ir. Stefani Switly Peginusa, M.T, Ir. Dian Puspita Sari, S.T., M.Ars.
Ir. Novriana Amelia Pangemanan, SST.,MM
Ir. Fardi Kalumata, SST., M.T.
Dewi Astuti Baco, S.T., M.T.
Steven Richard Kamurahan, S.T., M.Ars, Sintya Paula Junaedy, SH., M.H, Ventje Ferdy Aror, SST.,M.T, Niko Pinangkaan, ST.,MT, Elisabeth Deisi Malonda, SE, MAP, Silvy Truly Sambuaga, SE, M.Si.
Kini, fasilitas drainase telah berdiri kokoh dan masyarakat setempat secara bersama-sama telah berkomitmen untuk terus menjaga kebersihan serta memelihara fasilitas lingkungan mereka demi kebaikan bersama. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post