Manado, Barta1.com – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan Wabah Penyakit Menular resmi disetujui untuk dibahas pada tahapan selanjutnya oleh seluruh fraksi di DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Dalam rapat paripurna yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Selasa (14/07/2026), Ketua DPRD Sulut, Fransiskus Andi Silangen, sekaligus membacakan susunan Panitia Khusus (Pansus) yang akan mengawal pembahasan Ranperda tersebut.
“Pansus DPRD yang akan membahas Ranperda tentang Penanggulangan Kejadian Luar Biasa dan Wabah Penyakit Menular masing-masing dikoordinatori oleh Fransiskus Andi Silangen, Michaela Paruntu, Royke Anter, dan Stella Runtuwene,” ujar Fransiskus.
Adapun anggota Pansus yang diutus oleh masing-masing fraksi terdiri atas Pricylia Rondo, Muslimah Mongilong, Irene Golda Pinontoan, Melisa Gerungan, Pierre Makisanti, Ruslan Abdul Gani, dan Amir Liputo dari Fraksi PDI Perjuangan.
Sementara itu, Fraksi Partai Golkar mengutus Raski Mokodompit dan Yongkie Limen. Fraksi Partai Demokrat diwakili Franky Roger Mamesah dan Angel Wenas.
Sedangkan Fraksi Partai NasDem menugaskan Prof. Paulina Runtuwene dan Haslinda Rotinsulu. Dari Fraksi Partai Gerindra, terdapat Julitje Margaretha Maringka dan Gracia Oroh.
“Dengan demikian, Panitia Khusus DPRD yang membahas Ranperda tentang Penanggulangan Kejadian Luar Biasa dan Wabah Penyakit Menular resmi ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD hari ini. Keputusan tersebut dinyatakan sah dan selanjutnya akan dituangkan dalam Keputusan DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Setelah itu, Pansus akan mulai menjalankan tugasnya dengan melaksanakan pemilihan pimpinan Pansus,” kata Fransiskus.
Dari komposisi keanggotaan Pansus, Fraksi PDI Perjuangan menjadi fraksi dengan jumlah perwakilan terbanyak. Namun, berdasarkan pantauan Barta1.com dalam berbagai pembahasan, baik itu pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) maupun beberapa Ranperda yang sudah selesai dibahas, hanya dua nama yang terlihat aktif menyampaikan pandangan dari setiap pembahasan, yakni Amir Liputo dan Pierre Makisanti. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo

Discussion about this post